Butuh Pendamping Kelola Keuangan Pilkada, KPU Konawe Bakal Gandeng Lembaga Eksternal – Berita Kota Kendari
Suksesi

Butuh Pendamping Kelola Keuangan Pilkada, KPU Konawe Bakal Gandeng Lembaga Eksternal

UNAAHA, BKK- Stelah melakukan penandatanganan Nota Perjanjian Hiba Daerah (NPHD), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe segera mulai melaksanakan tekhnis tahapan pilkada.

“Kita suda siap menjalankan tahapan,” papar Ketua KPU Konawe, Sarmadan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/7).

Dikatakannya, untuk mekanisme penggunaan anggaran Pilkada Konawe yang telah disepakati sebesar Rp 54,9 miliar, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Sulawesi tenggara (Sultra) tentang lembaga partner yang akan mendampingi pengelolaan administrasi keuangan. Utamanya dalam hal pelaporan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) keuangan.

Beberapa lembaga yang dituju diantaranya Inspektorat atau Bawasda dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembanguan (BPKP).

“Perlu memang ada instansi eksternal sebagai auditor yang bakal mendampingi dan mengawasi pengelolaan dan tata keuangan supaya dalam pelaporan SPJ bisa lebih akuntabel,” terang Sarmadan.

Dalam internal KPU sendiri, lanjutnya, juga ada badan auditor yang dilakukan secara berjenjang yakni Irjen KPU dan BPK secara nasional yang secara undang-undang bertugas mereview semua penggunaan anggaran negara, termasuk hiba keuangan daerah. Namun, kerja sama lintas lembaga tetap penting dilakukan agar tata kelola keuangan berjalan dengan baik.

“Kita akan tetap bekerjasama dengan lintas lembaga untuk mendapatkan asistensi pendampingan, supaya sistem pelaporan keuangan kita bisa akuntabel sesuai standar yang dipersyaratkan undang-undang,” paparnya.

Untuk pelaksanaan tekhnis, kata dia, KPU baru saja menerima NPHD dari Pemkab Konawe. Usai menerima dokumen tersebut, pihaknya akan melaksanakan rapat internal di kantornya. Hal ini untuk membahas pelaksanan mulai dari proses tahapan, penyelenggaran sampai proses akhir.

Terkait transfer dana pilkada tersebut, masih kata sarmadan, pihaknya baru akan menerima setelah keluar registrasi dari kemeterian keuangan. Dalam waktu dekat ini, ia bersama dengan komisioner KPU Konawe lainnya akan ke Jakarta mengurus registrasi itu.

“Setelah keluar nomor registrasi kemudian dibuat rekening di kantor KPPN Kendari. Paling lama 3-5 hari baru keluar nomor regsitrasi sebab prosesnya pasti sudah mulai antri, karena 171 kabupaten/ kota yang bakal melaksanakan pilkada serentak, termasuk Konawe,” jelasnya. (r4/nur)

To Top