Absen, Empat Kandidat Diberi Catatan – Berita Kota Kendari
Headline

Absen, Empat Kandidat Diberi Catatan

Para kandidat gubernur dan wakil gubernur berfoto bersama dengan para panelis di acara pemaparan visi misi PDI Perjuangan, Sabtu (22/7).

KENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sultra masih memberikan ruang kepada empat bakal calon (balon) gubernur yang tidak hadir saat pemaparan visi misi di Grand Clarion Hotel Kendari, Sabtu (22/7).

Empat balon yang tidak hadir dalam kegiatan pemaparan visi misi yang dilakukan partai besutan Megawati Soekarno Putri itu adalah Ridwan Bae, Tina Nur Alam, Rusda Mahmud dan Asrun.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD PDIP Sultra Hugua bahwa dalam pemaparan visi misi hanyalah satu dari sekian persyaratan. Olehnya itu, lanjutnya, PDIP nantinya akan mencari pola lain, sehingga keempat cagub itu bisa memenuhi berkas persyaratan pencalonan.

“Kami tidak akan langsung diskualifikasi yang tidak datang hari ini (Sabtu 22/7 red). Namun paling tidak, ini akan menjadi catatan penting untuk partai,” katanya usai melakukan pemaparan visi misi kemarin.

Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini menambahkan, ketidakhadiran empat balon gubernur itu dikarenakan ada tugas lebih penting yang tengah dilakukannya. Terutama, kata dia, Tina Nur Alam dan Ridwan Bae yang saat ini merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Kami menyadari bahwa tugas-tugas negara melalui parlemen masih intens. Sementara calon-calon yang lainnya alasanya masih banyak tugas-tugas yang perlu diselesaikan, dan kami menyadari itu,” ujarnya.

Dikatakannya, keempat balon ini masih akan tetap masuk dalam catatan tim desk pilkada DPD PDIP Sultra untuk proses penjaringan seleksi balon ketahap selanjuynya melalui pintu PDIP.

Sementara itu, hal yang sama juga diungkapkan ketua tim penjaringan DPD PDIP Sultra Nur Salam Lada. Ia menuturkan, sebelumnya pihaknya telah menerima pemberitahuan bahwa keempat balon tidak menghadiri pemaparan visi misi lantaran ada kegiatan di luar daerah yang tidak bisa ditinggalkan.

“Ada informasi sebelumnya yang disampaikan kepada kami bahwa beberapa yang tidak sempat hadir itu diwakilkan seperti pak Rusda diwakilkan oleh pak wakilnya Sjafei Kahar. Sementara pak Ridwan dan ibu Tina mereka ada kesibukan sebagai anggota DPR RI. Kalau pak Asrun, beliau tidak ada konfirmasi, kenapa sampai tidak menghadiri kegiatan ini,” tuturnya.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Anggota DRPD Sultra ini menjelaskan, meski keempat balon itu mengikuti visi misi, tidak serta merta pencalonannya gugur sebagai balon gubernur yang diusung oleh PDIP. Pasalnya, kata dia, walaupun kegiatan ini penting, akan tetapi proses pemaparan visi misi itu bukan hanya kepada struktur partai dan kalangan pers tapi juga kepada masyarakat.

“Kegiatan ini memang bagian dari proses tahapan penjaringan balon gubernur. Tetapi, bagaimana caranya kita mau dorong calon yang notabene masyarakat tidak mengetahui. Sebab yang hadir di sini bukan hanya dari pengurus DPD, tapi yang hadir di sini semua struktur partai sampai tingkat DPC,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, usai melakukan kegiatan visi misi, pihaknya akan menunggu hasil survei untuk kemudian diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Pasalnya, kata dia, pihaknya hanya sebatas melakukan penjaringan. Sementara dalam hal pengusungan tu kewenangan DPP.

“Kita akan kirim nama-nama yang akan dilampirkan dengan pemetaan politik termaksud visi misi balon termaksud pemaparan visi misi. Nanti DPP yang menilai seperti apa figur yang akan diusung. Kami di DPD PDIP Sultra tidak punya kewenangan untuk menilai itu,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top