Bisnis & Ekonomi

Stok Beras Bulog Siap Sampai April 2018

RIA
La Ode Amijaya

KENDARI, BKK- Posisi stok pangan yang ditangani Badan Urusan Logistik Sulawesi Tenggara masih sangat mencukupi. Bahkan untuk beras, Bulog yakin akan mampu menghimpun stok hingga 16.000 ton yang akan mencukupi kebutuhan warga Sultra sampai April 2018 mendatang.

Sampai pertengahan Juli ini, stok beras di Sultra diperkirakan mencapai 10.000 ton. Stok tersebut diyakini bisa mencukupi sampai Oktober mendatang.

“Dan untuk kebutuhan penyaluran Rastra (Beras sejahtera), juga sekarang kita masih dalam puncak panen. Kemungkinan itu kita masih serap sampai 10 sampai 15 ribu ton sampai akhir panen. Itu cukup untuk penyaluran (Rastra) sampai akhir tahun” kata Kepala Bulog, La Ode Amijaya Jamaluddin di ruang kerjanya, Jumat (21/7).

Selain beras, komoditi pangan lainnya juga terbilang aman. Stok gula pasir di gudang Bulog masih ada 2 ton, bawang putih 10 kontainer dan minyak goreng 3.600 liter. Ketersediaan stok ini pun semakin aman karena harga di pasaran sudah kembali normal. Terutama bawang putih Rp 20.000 per kilogram.

“Kita yakin Idul Adha nanti stok masih cukup tersedia,” katanya.

Stabilnya harga pangan ini membuat Bulog Sultra untuk sementara menonaktifkan RPK (Rumah Pangan Kita), yang saat harga naik menjadi wadah penghubung antara BUlog dan masyarakat. Namun jika ada daerah yang kekurangan stok, Bulog siap menyalurkannya.

“Harga bahan pangan sudah berada di posisi normal, jadi kita ‘off’ dulu untuk stabilisasi pangan,” paparnya.

Hanya saja, Amijaya mengakui harga gula pasir di pasaran belum merata. Masih ada yang bahkan menjual Rp 15.000 per kg. “Targetnya minimal di Sultra itu 12.500 rupiah per kilo,” ucapnya. (p14/aha)

To Top