PEMILIHAN GUBERNUR SULTRA 2018 Ali Mazi Klaim Sudah Punya Kendaraan – Berita Kota Kendari
Headline

PEMILIHAN GUBERNUR SULTRA 2018 Ali Mazi Klaim Sudah Punya Kendaraan

Ali Mazi

KENDARI, BKK- Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara yang kembali maju dalam Pemilihan Gubernur Sultra 2018, Ali Mazi mengklaim telah mendapatkan kendaraan politik.

Ali Mazi menyebut kendaraan politiknya itu berasal dari empat partai, yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai  Kebangkitan Bangsa (PKB). Jika ditotalkan, empat partai ini memiliki sembilan kursi atau 20 persen dari total kursi DPRD Sultra 45 kursi sehingga memenuhi syarat pencalonan.

Seperti diketahui, Partai Nasdem memiliki 3 kursi, Hanura 3 kursi, PPP 2 kursi dan PKB 1 kursi. “Saat ini saya telah memiliki pintu dalam mencalonkan diri di Pilgub nantinya. Satu pintu itu saya dapatkan dari empat koalisi partai yakni Nasdem, Hanura, PPP dan PKB,” katanya saat ditemui usai mendaftarkan diri di DPD Partai Hanura, Sabtu (15/7).

Meski saat ini masih dalam tahapan pendaftaran, Ali Mazi sudah penuh keyakinan bahwa empat partai itu akan merekomendasikan dirinya dalam Pilgub Sultra 2018. Alasannya, keempat partai politik tersebut sangat dekat dengannya. Seperti NasDem, kata dia, adalah partai di mana dia menjadi kadernya di Sultra.

Selain itu, keempat partai politik ini juga merupakan koalisi besar yang mendukung pemerintah. “Koalisi yang terbangun di pusat saat ini kemungkinan besar akan terbawa sampai ke daerah termasuk Sultra. Koalisi di tingkat pusat tersebut terlihat sangat permanen,” jelasnya.

Dalam pandangannya, koalisi yang terbangun di tingkat elit politik, seringkali juga terbentuk di elit daerah. Sebab, hal itu akan sangat memudahkan hubungan komunikasi sesama pengurus partai dari pusat ke daerah dan sebaliknya.

Dia juga terus intens melakukan komunikasi dengan para petinggi-petinggi ke empat partai itu. Dari hasil komunikasi yang telah dibangunnya selama ini, Ali Mazi melihat sebuah harapan besar bagi dirinya untuk diusung dalam Pilgub.

“Saya sangat dekat dekat para petinggi-petinggi partai ini. Selain itu tanda-tanda untuk mengusung saya sudah mulai terlihat,” pungkasnya.

Di konfirmasi terpisah, Sekretaris Tim Penjaringan DPW PPP Sultra Rahmat mengungkapkan hal yang wajar jika calon gubernur saling mengklaim dukungan partai politik. Dia pun mengakui bahwa Ali Mazi telah mendaftarkan diri di PPP sebagai salah satu balon gubernur.

“Itu hal yang wajar jika Pak Ali Mazi mengklaim akan diusung melalui PPP. Tetapi yang perlu diketahui bahwa bukan hanya dia yang mendaftar di PPP,” katanya.

Menurut Rahmat, hingga saat ini sudah ada tujuh tokoh yang mendaftarkan diri di PPP Sultra, baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Namun dia menekankan, semua calon punya peluang yang sama.

Yang pasti, tambah Sekretaris DPW PPP Sultra, saat ini DPP PPP belum mengeluarkan rekomendasi siapa yang nantinya bakal diusung dalam Pilgub Sultra 2018.

“Yang berhak mengeluarkan rekomendasi itu DPP. Dan sampai saat ini DPP sama sekali belum mengeluarkan rekomendasi figur siapa yang bakal diusungnya itu,” jelasnya.

Sementara Anggota tim penjaringan DPD Partai Hanura Sultra, Musriadin juga mengungkapkan hal yang sama. Saat ini, Hanura Sultra masih dalam tahapan pendaftaran.

“Untuk rekomendasi siapa yang bakal diusung, belum bisa disimpulkan karena DPD Partai Hanura Sultra hanya sebatas melakukan penjaringan sementara. Untuk mengusung figur, itu ada pada kewenangan DPP,” kata Musriadin yang menjabat Wakil Ketua Bidang Pemuda DPD Partai Hanura.

Di Hanura sendiri, sudah ada dua calon yang mendaftar, yakni Ali Mazi dan Rusda Mahmud. (m2/aha)

To Top