Permukiman Transmigrasi Langgikima Masuk Kawasan Hutan Lindung – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Permukiman Transmigrasi Langgikima Masuk Kawasan Hutan Lindung

VELY/BKK
Ketua Komisi B Konawe Utara, Makmur

WANGGUDU, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe Utara (Konut) meminta agar lahan transmigrasi di kecamatan Langgikima ditinjau ulang statusnya. Pasalnya, sebagian lahan yang dihuni oleh warga trans ternyata masuk dalam kawasan hutan lindung.

“Ini tidak bisa didiamkan. Makanya kita dorong supaya statusnya diturunkan dari kawasan hutan lindung menjadi area penggunaan lain. Kita tidak menginginkan ada persoalan hukum di kemudian hari,” ungkap Ketua Komisi B, Makmur, Jumat (14/7/2017).

Ketua Fraksi PAN DPRD Konut itu mengatakan, upaya penurunan status kawasan hutan tersebut sudah disuarakan pihak DPRD hingga ke pusat. Baru-baru ini, Komisi B sudah melakukan konsultasi di Kementerian Kehutanan RI terkait persoalan tersebut.

Dia mengungkapkan, lahan transmigrasi yang masuk kawasan hutan lindung cukup besar, sekitar 20.000 Ha. Sementara warga trans sudah menggarap lahan perkebunan dan pemukiman.

Sekretaris Komisi B, Safrin yang turut bertandang ke Kementerian Kehutanan RI menambahkan, pihak Kementerian Kehutanan RI merespons baik hal tersebut. Saat itu, mereka diterima langsung oleh Kasbudit Penurunan Status Kemenhut RI.

“Sebelumnya sudah ada informasi yang masuk dari provinsi soal rencana penurunan status kawasan.

Karena setiap 5 tahun itu ada pendataan Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Pada tahun 2011 sudah ada SK yang dituangkan dengan nomor 465. Nah, bupati tahun 2016 sudah mengusulkan ke Provinsi untuk mengikut sertakan penurunan status kawasan yang masuk kepemukiman perkebunan,” terangnya.

Sayangnya, usulan dari Pemerintah Provinsi Sultra sebelumnya belum sampai di meja Menhut. Sehingga Kasubdit Penurunan Status menyarankan agar diajukan kembali. (cr12/aha)

To Top