Muswilub Pergantian Ketua DPW PAN Sultra tak Perlu Diadakan – Berita Kota Kendari
Suksesi

Muswilub Pergantian Ketua DPW PAN Sultra tak Perlu Diadakan

Umar Samiun. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) yang sempat diwacanakan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga kini belum terlaksana.

Namun, Wakil Ketua DPW PAN Sultra, La Ode Mutanafas mengatakan pelaksanaan muswilub untuk pergantian Umar Samium selaku ketua di kepengurusan PAN Sultra itu memang tidak perlu diadakan. Bahkan di internal partainya sendiri diakuinya, belum pernah menggelar rapat atau pun membentuk kepanitiaan untuk agenda muswilub tersebut.

“Jika Muswilub dilaksanakan maka itu adalah prematur dan tidak berdasar petunjuk resmi dari DPP PAN. Apa lagi, Umar Samiun selaku Ketua DPW PAN Sultra, masih didukung mayoritas kader PAN,” ungkapnya, Jumat (14/7).

Ia juga mengaku, sudah berkali-kali menyampaikan bahwa belum ada urgensinya muswilub itu dilakukan karena tidak ada landasan atau dasarnya.

Terkait Umar Samiun yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga belum bisa menjadi alasan diadakannya muswilub. Sebab, kasus yang dihadapi Bupati Buton non aktif tersebut hingga kini belum memiliki keputusan hukum yang mengingkat (inkrah).

“Sampai hari ini status hukum yang dihadapi Umar Samiun belum inkrah, kenapa kita tergesah-gesah mau mengadakan muswilub untuk menggantinya. Saya yakin DPP PAN juga punya pertimbangan sampai ke sana,” ujarnya.

Sejauh ini pun, lanjutnya, penahanan Umar Samiun tidak mempengaruhi jalannya organisasi PAN di Sultra. Sebab, hal itu sudah diantisipasi sejak awal dengan adanya penetapan dua ketua harian DPW PAN Sultra yakni Abdul Rahman Saleh dan Kery Saiful Konggoasa

“Jadi sampai hari ini Ketua DPW PAN Sultra masih tetap Umar Samiun. Semua kader saya yakin tetap solid,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kalau pun ada rumor yang berkembang bahwa ada perpecahan kader itu tidak benar. Menurutnya, dalam berdemokrasi berbeda pendapat itu biasa. (cr6/nur)

To Top