Headline

Lengang, Tapi ASN Tetap Kerja Normal

Suasana kantor Gubernur Sultra pasca penahanan Gubernur Nur Alam. (Foto: Antara)

Suasana kantor Gubernur Sultra pasca penahanan Gubernur Nur Alam di Rutan KPK Rabu (5/7), tetap berlangsung normal namun tampak lengang.

Pantauan jurnalis BKK, di kantor pusat pemerintahan Provinsi Sultra terlihat para Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap bekerja menjalani rutinitas seperti hari-hari kerja. Pelayanan administtasi tetap berjalan normal.

Di antara mereka, juga terlihat mendiskusikan cobaan yang lagi dihadapi pimpinan mereka. Umumnya mereka menyatakan prihatin atas masalah yang dihadapi Gubernur Nur Alam.

Namun sejumlah pejabat, khususnya eselon II dan III tak ada yang berkantor.

Informasinya mereka ada yang ke gedung DPRD Sultra ada juga yang lagi berangkat ke Jakarta.

Kepala Bagian (Kabag) Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan Setda Sultra, Tomi Indra Sukiadi, mengatakat, ditahannya Gubernur Sultra, suasana kantor Gubernur seperti biasa, situasi perkantoran dan aktifitas ASN Lingkup Pemerintah provensi Sultra masih berjalan lancar.

‘’Ditahanya Gubernur Sultra, tidak mempengaruhi setuasi dan akitifitas Aparatur Sipil Negara (ASN), karena para ASN tetap bekerja menjalankan tugas kepemerintahannya masing-masing,’’ kata Tomi Indra, Kamis, (6/7).

Ia mengatakan, kami sangat perihatin terhadap dengan ditahannya Pak Gubernur oleh KPK. Tapi dengan tidak adanya beliau kami seluruh ASN yang bertugas dilingkup Provensi Sultra akan tetap bekerja apa yang pernah diamanahkan beliau sebelumnya.

‘’Walaupun saat ini, ditahanya beliau, kami masih ada Wakil Gubernur Sultra, Pak Saleh Lasata yang akan menjalankan tugas-tugas Gubernur, karena itu sudah tanggung jawab beliau,’’katanya.

Meskipun Pak Wagub, sejak kemarin sedang keluar daerah, sedangkan Sekertaris Daerah (Sekda) Provensi Sultra, Lukman Abunawas, sejak beberapa hari lalu juga berangkat keluar Negeri memenuhi unndangan khusus mewakili Gubernur Sultra.

‘’Jadi kami seluruh ASN lingkup Provensi Sultra, berharap mudah-mudahan kasus yang dialami oleh Pak Gubernur bisa cepat diproses oleh pihak yang mempunyai kewenangan, sehingga kebenarannya bisa terungkap,’’katanya. (p13/lex)

To Top