Terus Berkontribusi Pertumbuhan Ekonomi – Berita Kota Kendari
Headline

Terus Berkontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Kolaka Ahmad Safei menyerahkan nasi tumpeng pada GM PT Antam Sultra Tri Hartono, disaksikan direktur Keuangan PT Antam Tbk Dimas Wikan Pramudito pada HUT Antam ke-49.

KOLAKA, BKK- Bupati Kolaka H Ahmad Safei menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) PT Antam (Persero)tbk ke-49 di lapangan Patepo, Rabu (5/7). Ini merupakan kehadiran Bupati yang pertama dalam acara HUT Antam sejak beberapa tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka Ahmad Safei menyampaikan bahwa PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang beroperasi di kecamatan Pomalaa, merupakan milik masyarakat kabupaten Kolaka. Sehingga, keberadaan perusahaan itu harus mendapat dukungan dari semua pihak yang ada di bumi Mekongga, apalagi kontribusi PT Antam di Kolaka sudah tidak bisa diragukan lagi.

Menurut Safei, dalam usianya yang ke 49 tahun, Antam telah mengalami pasang surut perusahaan. Akan tetapi, juga banyak mengalami kenangan manis. Untuk itu diharapkan perusahaan tambang nikel milik negara itu tetap dapat melanjutkan operasi produksi feronikelnya, sesuai kaidah pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan.

Diungkapkannya, berdasarkan data statistik tahun 2016, sumber pertumbuhan ekonomi kabupaten Kolaka sebesar 7,65 persen, dimana sektor pertambangan mendominasi kontribusinya sebesar 49,21 persen dari 16 sektor lapangan usaha yang ada. Salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kolaka adalah PT Antam.

Sementara Direktur Keuangan PT Antam Tbk Dimas Wikan Pramudito mengapresiasi hubungan yang sudah terjalin baik selama ini antara Pemda Kolaka dengan pihak Antam di Pomalaa. Diharapkan hubungan yang saling menguntungkan harus selalu dibina agar harmonisasi dengan stakeholders betul-betul tercipta dimanapun Antam beroperasi.

Begitupun pihak Antam tetap berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program CSR sesuai dengan kemampuan dan peraturan-peraturan yang berlaku. Meski diakui diusianya yang hampir setengah abad ini, Antam tengah menghadapi berbagai dinamika bisnis dengan kondisi yang sangat berbeda, bila dibandingkan pada saat perusahaan ini baru terbentuk.

“Beberapa kondisi dan lingkungan bisnis yang sudah sangat berubah diantaranya adalah dengan semakin meningkatnya persaingan usaha di industri pertambangan, maupun tantangan dari sisi sumber daya manusia dan aplikasi teknologi mineral processing,” ungkapnya.

Dimas mengungkap bahwa pada semester satu tahun ini, pendapatan Antam sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dimana harga nikel sebesar USD 4.12/lbs dan harga emas di level USD 1,225/troy oz, lebih rendah dibandingkan tahun 2016 dengan rata-rata USD 4.57/lbs untuk haraga nikel dan harga emas di level USD 1,265/troy oz.

Karena itu, Dimas menghimbau seluruh karyawan Antam, supaya menjaga kinerja perseroan yang sudah mulai membaik dari tahun-tahun sebelumnya. Dibutuhkan kerja yang lebih keras lagi dalam melakukan upaya penurunan biaya-biaya yang dapat dikontrol, seperti dengan meningkatkan produktifitas kerja, serta mencari peluang efisiensi biaya dari setiap lini, baik operasional maupun non-operasional.(r3)

To Top