Sempat Melempem, Kasus Dugaan Korupsi Dana Aspirasi di DPRD Butur Kini Dilanjutkan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Sempat Melempem, Kasus Dugaan Korupsi Dana Aspirasi di DPRD Butur Kini Dilanjutkan

RAHA, BKK- Sempat vakum sekitar 2 bulan, akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna kembali melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana aspirasi di Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur pada 2016 lalu, senilai Rp 29 miliar.

Kasus ini ditengarai melibatkan 20 anggota DPRD Butur.

“Kita bukan vakum, tapi karena lagi ada musibah bencana banjir, tanah longsor di Butur,” paparnya.

“Kemudian, ada kedukaan meninggalnya Sekretaris Kabupaten (Sekab) Butur Drs La Ode Baharuddin.

Kasus tetap kita lanjutkan. Bahkan kita akan memeriksa sejumlah anggota DPRD Butur dan pihak pihak lainnya yang terlibat kasus ini,” jelas Kajari Muna Badrut Tamam SH MH, Rabu (5/7).

Sebelumnya, jaksa telah memeriksa Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Butur Zunaini, mantan Sekab La Ode Baharuddin terkait kasus ini.

Meskipun masih tahap penyelidikan, namun jaksa mengaku telah menemukan indikasi penyimpangan.

Ditengarai, dana aspirasi di DPRD Butur ini terindikasi tidak diusulkan di musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), tapi diusulkan oleh para anggota DPRD Butur berdasarkan daerah pemilihan (dapil) masing masing.

“20 anggota DPRD Butur termasuk unsur pimpinannya akan kita panggil. Sebelumnya, mantan Sekab Butur yang kini sudah meninggal dunia yaitu La Ode Baharuddin dan Ketua Bappeda Butur Zunaini sudah kita periksa. Sekarang giliran para anggota DPRD,” pungkas pak BT sapaan akrab Kajari Muns ini. ( r1/iis)

To Top