Sekolah Tak Dibenarkan Menarik Uang Komite dari Siswa – Berita Kota Kendari
Beranda

Sekolah Tak Dibenarkan Menarik Uang Komite dari Siswa

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Ashar (Foto Sumardin/BKK)

KENDARI, BKK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyoroti lembaga pendidikan yang masih memungut dana komite yang dibebankan kepada siswa/siswi didalam proses belajar mengajarnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Ashar mengatakan sekolah tidak dibenarkan menarik dana komite yang dibebankan kepada orang tua siswa/siswi didalam menempuh pendidikan untuk putra maupun putri orang tua.

Apalagi menurut pengalaman sekolah sampai melakukan pengancaman terhadap peserta didik dengan dalil tidak diperkenankan mengikuti ujian dikarenakan tidak mampu untuk membayar uang komite yang diwajibkan tersebut.

“Kita berharap agar kedepannya pengurus komite tidak membebankan kepada orang tua siswa/siswi untuk menarik dana komite yang bukan merupakan pungutan wajib melainkan merupakan sumbangan,” ujarnya kepada wartawan BKK, Rabu (5/7)

Ia menjelaskan, untuk dana komite tidak wajib diperkenankan ditarik kepada orang tua yang ada hanya sekolah mengharapkan partisipasi orang tua didalam pembangunan dan kemajuan sekolah dalam memberikan sumbangan kepada sekolah dengan suka rela.

“Kalau orang tua hanya mampu memberikan sumbangan membeli semen, pasir atau menyumbangkan dana dalam jumlah besar itu tidak menjadi yang enting tidak memberatkan dan mewajibkan orang tua didik,” ujarnya dengan harap.

Kedepan seharusnya pengurus komite harus pro aktif melakukan penggalangan dana terhadap perusahaan disekitar sekolah yang mempunyai dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki perusahaan sangat dibutuhkan sekolah dimana sekolah tidak lagi mengandalkan komite yang bukan merupakan kewajiban melainkan sumbangan.

Ia menuturkan, banyak item kegiatan dan dana untuk membayar guru kontrak yang tidak didanai oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mau tidak mau sekolah harus mencari dana selain mengharapkan sumbangan dari orang tua siswa karena banyak item kegiatan tidak mampu dipenuhi dari sumbangan orang tua dan tidak semua item kegiatan sekolah dapat ditanggulangi oleh dana BOS tersebut.

Lanjut katanya, apabila kedepannya ditemukan sekolah yang masih melakukan praktek mewajibkan orang tua siswa untuk membayar uang komite agar pihak terkait dalam hai ini Dinas Pendidikan (Diknas) harus memberikan teguran dan diberikan sanksi.

“Saya berharap agar pemerintah mencari jalan keluar agar siswa tidak terbebani dengan biaya pendidikan dan saya berharap agar praktek-praktek pemungutan dana yang tidak relevan dengan aturan yang ditetapkan agar dihentikan,” pungkasnya. (p12/lex)

To Top