Rujab Wakil Ketua DPRD Konut Dibobol Maling – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Rujab Wakil Ketua DPRD Konut Dibobol Maling

Plafon bagian dalam rumah dinas Wakil Ketua DPRD Konut yang dibobol untuk akses masuk maling. (VELY/BKK)

WANGGUDU, BKK – Rumah Jabatan (Rujab) yang ditempati Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), I Made Tarubuana dibobol maling. Akibatnya, sebuah sepeda motor raib dibawa lari pelaku pencurian.

Made mengungkap aksi pencurian di rumah dinasnya itu baru disadarinya pada Senin (3/7) malam.
Saat itu, dirinya menemukan pintu belakang rumah sudah dalam keadaan terbuka. Padahal, sebelum ditinggalkan jelang lebaran, semua pintu dalam posisi terkunci.

“Memang pas libur lebaran itu tidak ada orang yang tinggal. Hampir seluruh rujab di dekatnya juga kosong. Saya perkirakan kejadiannya setelah lebaran,” Ungkap Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini saat ditemui awak media, Rabu (5/7).

Menurut dia, dalam melakukan aksinya, pelaku memasuki rumah dengan memanjat plafon yang memang terbuka sejak awal.

Hal itu didukung dengan ditemukannya sebuah tangga besi yang digunakan pelaku tengah bersandar di dinding untuk menggapai plafon.

“Setelah memanjat dia kemudian melubangi plafon bagian dapur dan salah satu kamar sebagai akses masuk ke dalam. Di dalam kamar dia mengambil kunci serep motor dinas yang sedang diparkir di dalam rumah,” lanjut Made.

Upaya pelaku untuk membawa kabur motor dinas itu tidak menemukan kesulitan yang berarti.
Pasalnya, kata dia, kunci pintu dapur saat itu masih terpasang di gagang pintu, sehingga pelaku dengan mudah membuka pintu belakang untuk menuntaskan aksinya.

“Saya juga heran kenapa cuma motor yang dicuri. Padahal ada juga televisi dan lemari es. Kalau mau diangkat juga gampang karena pintu sudah terbuka lebar,” ujarnya.

Kasus ini sudah dilaporkan kepada pihak berwajib. Kapolsek Asera Komisaris Polisi (Kompol) Muh Basir saat dikonfirmasi pun membanarkan hal tersebut.

“Betul sudah dilaporkan kemarin. Dengan nomor LP/48/K/VII/2017/SEK. ASR. Sekarang masih dalam proses lidik,” katanya.

Peristiwa kecurian di kompleks perumahan dinas SKPD sudah berulang kali terjadi. Mulai dari pencurian mesin pompa air, kabel listrik, dan kasus pencurian lainnya. (cr12/iis)

To Top