Hasil PSU Bombana, KPU Tunggu Sidang MK – Berita Kota Kendari
Suksesi

Hasil PSU Bombana, KPU Tunggu Sidang MK

KENDARI, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menunggu jadwal sidang dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesai (MK RI) atas hasil perolehan suara dari tujuh tempat pemungutan suara (TPS) yang dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Jadwal sidang itu untuk menentukan pasangan calon (paslon) perolehan suara terbanyak sebagai pemenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana antara Kasrah Jaru Munara-Man Arfah (Berkah) dan Tafdil-Johan Salim (Bertahan).

Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengatakan, saat ini KPU telah memasukan hasil PSU Pilkada Bombana tujuh TPS di MK pada 22 Juni lalu. Sehingga, kata dia, pihaknya tengah menunggu jadwal sidang dari MK terkait hasil laporan atas pelaksanaan PSU di tujuh TPS kemarin.

“KPU tinggal menunggu jadwal sidang dari MK kapan akan dilakukan. Apa yang diputuskan MK maka KPU akan tetap melaksanakan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/7).

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra menambahkan, dalam hasil rekapitulasi ditujuh TPS yang dilakukan PSU kemarin, KPU sama sekali tidak menentukan paslon peraih suara terbanyak atau paslon pemenang. Pasalnya, kata dia, yang berhak untuk menetapkan paslon pemenang itu adalah MK.

“Jika nanti ada masalah-masalah dalam pelaksanaan PSU ditujuh TPS kemarin itu, silahkan ajukan keberatan pada saat proses sidang di MK. Karena yang menentukan siapa pemenangnya itu adalah MK. Kemudian MK memerintahkan kepada KPU untuk menentukan salah satu paslon peraih suara terbanyak sebagai pemenang,” jelasnya.

Ia mengakui, sampai saat ini belum ada jadwal pasti penetapan dari MK kapan akan dilakukan sidang. Hanya saja, sambungnya, dimungkinkan, minggu depan baru akan keluar jadwal untuk pelaksanaannya.

“Kalau tidak salah minggu depan itu sudah ada jadwal sidang. Minggu ini akan keluar jadwal sidang yang akan dihadiri oleh KPU Bombana bersama dengan KPU RI. Sehingga kami masih menunggu jadwal sidang dari MK. Yang pasti saat ini itu KPU sudah tidak menanggapi lagi mengenai ada pelanggaran atau tidak dalam pelaksanaan PSU kemarin,” ungkapnya.

Diketahui, MK memerintahkan KPU Bombana untuk melaksanakan PSU di tujuh TPS berdasarkan putusan sengketa hasil pilkada 15 Februari lalu yang diajukan oleh paslon nomor urut 1 Berkah.

Ketujuh TPS tersebut adalah TPS 1 Marampuka (Larete), TPS 2 Marampuka, TPS 1 Lemo (Larete), TPS 1 Tahiite, TPS 1 Hukaeya, dan TPS 2 Lantari.

Dari hasil dari pelaksanaan PSU ini, pasangan nomor urut 2, Tafdil-Johan Salim (Bertahan) unggul dari rivalnya yakni pasangan nomor urut 1 Kasra Munara-Man Arfah (Berkah).

Pasangan Bertahan unggul tipis karena memperoleh suara sebanyak 1.046, sementara pasangan Berkah hanya memperoleh 1.016 suara.

Dengan hasil ini, maka pasangan nomor urut 2 atau Bertahan unggul dari pasangan nomor urut 1 atau Berkah pada PSU di tujuh TPS ini dengan selisih hanya 30 suara saja. (m2/lex)

To Top