Kasuistika

Tiga Tersangka Upal Dolar Amerika Diserahkan ke JPU

Tiga tersangka (masing-masing memakai peci) saat diserahkan ke JPU Kejati Sultra. (KASMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Tiga tersangka kasus dugaan kepemilikan ribuan lembar mata uang palsu (upal) Dolar Amerika Serikat telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (4/7).

Proses penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua dari penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke Jaksasa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sultra dilakukan pada pagi hari.

“Dengan adanya tahap dua ini maka tugas kepolisian telah selesai. Selanjutnya, menjadi kewenangan sepenuhnya jaksa untuk diajukan ke pengadilan,” Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidhumas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Selasa (4/7).

Diberitakan, petugas Bandar Udara (Bandara) Halu Oleo Kendari menyita 2.899 lembar uang palsu.

Uang asing, Dolar Amerika Serikat, diamankan dari tas tersangka Siswanto (52) yang hendak menuju Jakarta pada 4 Mei 2017 sekira pukul 17.15 Wita.

Uang tersebut pada awalnya diakui sebagai milik tersangka Pasotinggi yang saat itu juga berada di bandara mengantar Siswanto.

Pasotinggi merupakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) Balai Wilayah Sungai, juga langsung diciduk.

Selanjutnya, pihak Bandara Halu Oleo Kendari menyerahkan kasus ini ke Polda Sultra.

Hasil pengembangan, polisi meringkus satu tersangka lagi, yakni Sahrudin SKM Mkes (42) yang tidak lain oknum dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Pengakuan ketiga tersangka, upal tersebut diperoleh dari seseorang bernama Rahmad Wahyudin alias Abah Surya, warga asal Cimahi Jawa Barat. (man/iis)

To Top