Penyidik Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Ijazah Palsu Wabub Busel – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Penyidik Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Ijazah Palsu Wabub Busel

KENDARI, BKK – Pekan ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melakukan gelar perkara kasus dugaan penggunaan ijazah palsu Wakil Bupati Buton Selatan (Busel) La Ode Arusani.

“Gelar perkara dilakukan untuk meninjau alat bukti dan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil penyidik,” terang Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidhumas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Senin (3/7).

Dolfi mengaku, dalam kasus ini penyidik sudah menemukan satu alat bukti berupa keterangan saksi. Yaitu beberapa guru menyebut, terlapor Arusani tidak pernah belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Banti Mimika Papua.

Menurut dia, untuk bisa meningkatkan kasus ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, harus memiliki sedikitnya dua alat bukti.

Diketahui, Kasus dugaa penggunaan ijazah palsu dilaporkan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republuk Indonesia (Mabespolri) pada Maret 2017. Namun, pada sekitar April 2017, kasus ini dilimpahkan ke Polda Sultra.

Sudah ada 15 saksi yang diperiksa, termasuk terlapor Arusani. Selain itu, Kepala SMP Banti Mimika Papua, baik pejabat lama yang menandatangani ijazah milik terlapor maupun yang baru telah dimintai keterangan.

Untuk mencari bukti lain juga masih terkendala tidak adanya buku induk sekolah yang telah hilang. Kemudian, blanko ijazah masih susah dideteksi keasliannya. (man)

To Top