Lingkar Sultra

DPRD Muna: Kita Butuh Kepastian Hukum terhadap Pelaku

RAHA, BKK- Kasus penembakan yang dilakukan oknum polisi Brigadir AW hingga menewaskan La Ode Sihu (43), nelayan warga Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalo, Muna, hingga kini belum ada kemajuan. Hal ini membuat DPRD Muna angkat suara.

Ketua DPRD Muna, Muknin Naini mengatakan, sangat penting bagi Polres Muna untuk memprioritaskan penyelesaian kasus ini. Terutama soal kepastian hukum bagi Brigader AW. Apalagi, kasus ini sudah menjadi perhatian publik.

“Ini soal kepastian hukum. Ada nyawa yang hilang di situ. Kami minta Polres Muna tidak berlama-lama. Inikan murni kriminal. Jangan sampai nanti ada sorotan masyarakat hanya karena ada polisi yang terlibat di situ,” kata Mukmin.

Meski demikian, Mukmin mengakui hingga saat ini kasus tersebut belum memicu gejolak di tengah masyarakat. DPRD pun belum pernah menerima aduan warga mengenai kasus itu.

“Kita memang belum mendapat laporan dari masyarakat terkait hal ini. Tapi harapan kami, proses hukum terhadap oknum penembakan itu dipercepat dan harus tranparansi dalam penanganannya.

Proses hukumnya bagaimana dan sampai di mana, agar masyarakat tidak sampai bertanya-tanya,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan kasus ini masih dalam proses. ” Kasus ini masih kita dalami, sedangkan oknum Aw masih kita tahan. Kalau proses hukumnya, tetap berlanjut,” katanya singkat. (r1/aha)

To Top