Tambah Waktu Pendaftaran, PD Diprotes – Berita Kota Kendari
Headline

Tambah Waktu Pendaftaran, PD Diprotes

KENDARI, BKK – Keputusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra untuk kembali membuka pendaftaran bakal calon (balon) gubernur dan balon wakil gubernur (wagub) menuai protes.

Protes itu datang dari salah seorang tim pemenangan bakal pasangan calon (bapaslon) Rusda Mahmud-Sjafei Kahar, Uki. Pasalnya, hal itu dianggap tidak konsistennya partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap apa yang sudah menjadi keputusan sebelumnya. Bahkan sangat mencedrai tatanan demokrasi yang sebelumnya telah ditetapkan.

“Ini sebenarnya sangat mencederai apa yang menjadi aturan mereka sendiri, dan mensosialisasikan ke kita sebagai LO pada bulan Mei lalu. Saya kira draf acuan proses pendaftaran, hingga penetapan semuanya jelas di dalamnya pada saat itu,” kesalnya melalui saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Senin (19/6).

Ia menganggap alasan Partai Demokrat hingga kembali melakukan penjaringan balon gubernur karena adanya pernyataan dari salah seorang balon yang mengatakan sama sekali tidak mengetahui kapan terakhir dilakukan penjaringan itu sama sekali tidak masuk akal serta pernyataan yang dinilai mengada-ngada.

“Kalau itu alasannya, saya fikir hal tersebut merupakan sesuatu yang mengada-ada, karena kita semua dibagikan draf rundown prosesinya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak tahu kalau pendaftaran itu sudah ditutup,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua tim penjaringan Partai Demokrat Sultra Budhi Prasodjo mengungkapkan, alasan pihaknya kembali membuka pendaftaran balon gubernur itu karena atas intruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Tadi malam itu kami rapat internal mulai. Sekitar jam 12 malam itu baru kami menerima surat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk kembali melakukan penjaringan ulang selama dua hari,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Partai Demokrat kembali membuka pendaftaran balon gubernur karena dengan alasan menindaklanjuti dari tanggapan tokoh masyarakat Sultra yang meminta agar pendaftaran balon untuk segera dibuka ulang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Sultra mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat.

“Lasan lain kami kembali membuka pendaftaran balon gubernur itu karena banyak tokoh masyarakat di daerah ini yang menanyakan kenapa hanya delapan balon yang mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat, sementara banyak putra-putri terbaik di daerah ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Budhi menegaskan, dengan kembali membuka pendaftaran balon, pihaknya sama sekali tidak mengistimewakan atau mendapatkan intervensi dari salah satu balon gubernur.

“Semua sama dan tidak ada yang kami istimewakan dengan kembali dibukanya penjaringan balon gubernur dan saya jamin tidak ada intervensi dari balon hingga Partai Demokrat kembali membuka pendaftaran balon. Sebelumnya juga kami sudah memberitahukan kepada kepada figur yang sudah mendaftarkan diri bahwa kami akan kembali membuka pendaftaran,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya DPD Partai Demokrat Sultra telah menutup pendaftaran balon gubernur dan balon wagub pada Rabu (14/6) lalu. hanya saja, karena intruksi dari DPP serta permintaan dari masyarakat tim penjaringan memutuskan untuk kembali membuka penjaringan selama dua yang dimulai Senin (19/6) sampai Selasa (20/6).

DPD Partai Demokrat Sultra juga mempersilahkan kepada masing-masing bakal calon (balon) Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sultra untuk mendaftarkan diri melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Pendaftaran balon melalui DPP itu jika ada salah satu balon gubernur dan balon wagub terlambat mendaftarkan diri melalui DPD Partai Demokrat Sultra, sehingga dipersilahkan untuk melakukan pendaftaran di DPP Demokrat.

Ketua tim penjaringan DPD Partai Demokrat Sultra Budhi Prasodjo mengatakan dengan kembali membuka penjaringan balon gubernur dan balon wagub mulai Senin 19 sampai Selasa 20 Juni mendatang.

“Berdasarkan intruksi dari DPP kami kembali membuka penjaringan balon gubernur dan balon wagub selama dua hari yakni dari Senin sampai Selasa besok,” katanya.

Ia menambahkan, sehingga jika kedepannya ada balon yang tidak kembali mengembalikan berkas formulir pendaftaran balon, DPD Partai Demokrat mempersilahkan kepada figur untuk mendaftarkan diri melalui DPP.

“Jika kedepannya ada lagi balon gubernur yang terlambat mengembalikan formulir pendaftaran di DPD Partai Demokrat, maka diperbolehkan untuk langsung mendaftarkan diri melalui DPP Partai Demokrat,” jelasnya.

Hanya saja, kata dia, DPD Partai Demokrat Sultra tidak mengetahui seperti apa mekanisme jika balon gubernur melakukan pendaftaran langsung di DPP.

“Kami belum mengetahui seperti apa mekanismenya dalam melakukan pendaftaran di DPP Partai Demokrat. Kami juga tidak mengetahui kapan mulai dibuka dan berakhirnya pendaftaran melalui DPP,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top