Nuansa Ramadhan

Pemprov Sultra Adakan Pasar Murah Jelang Lebaran

Gubernur Sultra, Nur Alam didampingi Kepala Disperindag Sultra, Sitti Saleha memantau pasar murah di pelataran Eks MTQ Kendari, Senin (19/6). Foto: Nursadah

KENDARI,BKK – Menjelang hari raya lebaran Idul Fitri, harga kebutuhan pokok di pasaran terkadang melambung tinggi yang menyulitkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Namun, menghadapi persoalan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mempunyai solusi dengan menggelar pasar murah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Sitti Saleha menjelaskan, pasar murah tersebut diadakan agar memudahkan warga untuk memperoleh bahan pokok jelang lebaran. Hal ini juga untuk mencegah kenaikan harga yang terkadang sengaja dilakukan pedagang tertentu akibat tingginya permintaan dan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Pasar murah seperti ini tiap tahun kami adakan saat ramadan, biar masyarakat tidak kesulitan menjangkau kebutuhan pokok,” terang Sitti Saleha ditemui usai pembukaan pasar murah oleh Gubernur Sultra, Nur Alam di pelataran Eks MTQ Kendari, Senin (19/6).

Selain menyediakan pasar murah, katanya, Pemprov bersama Tim Penggerak PKK Sultra juga menyediakan seribu lebih kupon belanja untuk warga kurang mampu. Tiap warga diberikan kupon senilai Rp 100 ribu.

“Mereka yang mendapat kupon ini belanja gratis di sini (pasar murah,red) sesuai dengan nominal harga yang ada dikuponnya,” terangnya.

Dikatakannya, ada 20 lebih distributor bahan pokok dilibatkan dalam kegiatan pasar murah tersebut yang tentu memasang harga relatif murah dibanding harga pasar saat ini.

Beberapa bahan pokok yang tersedia di pasar murah tersebut diantaranya bawang putih seharga Rp 30 ribu per kilo gram dan bawang merah seharga Rp 20 ribu, kemudian harga beras per kilonya hanya seharga Rp 8 ribu.

“Ada juga gula pasir, minyak goreng, telur, susu, minuman dan bahan pokok lainnya yang paling dicari warga jelang lebaran dan semua harganya murah dibanding di pasaran,” ungkapnya.

Pasar murah itu pun, tambahnya, terbuka untuk umum dan akan berlangsung sampai, Kamis (22/6).

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Tina Nur Alam mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah tersebut demi memudahkan warga. Ia berharap, khususnya warga kurang mampu dapat terbantu hingga tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan bahan pokok. (nur)

To Top