Bisnis & Ekonomi

UPP Raha Persiapkan Delapan Armada

FITRI AZHARI/BERITA KOTA KENDARI
PERSIAPAN ARUS MUDIK Kepala KP3 Raha IPTU Syahriddin, Kepala UPP Syahbandar Raha Nazaruddin, Kadishub La Oba dan sejumlah instansi lainnya usai menggelar rapat tentang arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 H.

RAHA, BKK- Kepulauan Muna dipastikan akan dipadati pemudik yang diprediksi mencapai jutaan jiwa. Untuk mengatasi lonjakan arus mudik maupun balik, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Raha pun menyiapkan delapan armada laut.

Delapan armada laut ini terdiri dari empat unit kapal cepat yang setiap kapal bisa menampung hingga 600 penumpang. Lalu empat kapal yang masing-masing berkapasitas 500 penumpang.

Dalam rapat antara Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3), Dinas Perhubungan Muna, UPP dan perusahaan pelayaran yang ada di Muna, diputuskan bahwa seluruh armada akan dioperasikan sepanjang hari, mulai pagi sampai malam. “Kami siapkan enam armada laut dengan rute Kendari- Raha-Baubau. Kemudian dua armada lagi standby di Pelabuhan Raha, yaitu 1 buah kapal cepat dan 1 buah kapal malam,” jelas Kepala UPP Syahbandar Raha, Nazaruddin.

Rapat juga menyepakati adanya perubahan jadwal penyeberangan. Tahun ini, armada angkutan arus balik tidak lagi memiliki jadwal operasi.

Seperti diketahui, kapal malam selama ini hanya berangkat sekali, pada pukul 22.00. Namun mulai H+7 Idul Fitri nanti, kapal malam akan beroperasi disesuaikan dengan kebutuhan penumpang.

“Kapal malam nanti bisa beroperasi 4 kali. Begitu penuh jam 8 (malam) harus berangkat. Begitu juga dengan kapal cepat, begitu penuh berangkat. Lonjakan penumpang di Muna biasanya terjadi pada arus balik,” tambah Nazaruddin.

Masalah kapasitas kapal juga ikut menjadi pembahasan. Dalam rapat tersebut, kepolisian diminta untuk mengawasi pembelian tiket agar tidak ada lagi penumpang yang mencari tiket lewat calo. Maraknya penjualan tiket lewat calo kerap membuat kapal melebihi kapasitasnya.

“Tiket harus dibeli pada loket yang sudah ditentukan, kalau sudah tutup jangan dipaksakan. Lebih baik menunggu kapal berikutnya,” pungkasnya.

Rapat ini turut dihadiri Kepala KP3 Raha Iptu Syahriddin serta Kadis Perhubungan Muna, La Oba. (r1/aha)

To Top