Kapolda Belum Mau Tanggapi Kasus Oknum Polisi Tembak Nelayan di Muna – Berita Kota Kendari
Beranda

Kapolda Belum Mau Tanggapi Kasus Oknum Polisi Tembak Nelayan di Muna

KENDARI, BKK – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Andap Budhi Revianto SIK belum mau menanggapi kasus penembakan yang dilakukan salah satu anggotanya terhadap seorang warga Kecamatan Tampo Kabupaten Muna.

Saat ditemui usai memimpin sidang penetapan kelulusan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Aula Dachara Mapolda Sultra, Minggu (18/6), Andap langsung menghindar dari para awak media.

“Kalau soal itu kita ketemu di sana aja (keluar dari Aula Dachara),” singkatnya sambil berlalu pergi meninggalkan kerumunan awak media.

Diketahui, letupan senjata milik oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Muna Brigadir AWL menewaskan salah seorang pria bernama La Ode Sifu.

Aksi ‘koboy’ ini terjadi di Pelabuhan Tampo, Jumat (16/6/2017) sekira pukul 03.00 Wita.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Muna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, penembakan tersebut terjadi karena adanya informasi dari masyarakat bahwa korban hendak melakukan transaksi bahan bakar minyak (BBM) ilegal di kapal Feri KM Rumbia, yang tidak lain kapal penyeberangan Tampo-Torobulu.

Lalu, Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tampo yang lagi bertugas menindaklanjutinya. Anggotanya, kata Ramos, mendapati perahu korban sedang menempel disamping kiri kapal Feri.

Menyusul hal itu, anggota langsung berusaha menghentikan korban dengan cara memberi tembakan peringatan, namun korban masih berusaha lari. Sehingga Brigadir AWL menembakan ke arah korban yang membuatnya meninggal dunia di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tampo.

Sementara istri korban, Wa Ode Marlina mengungkapkan, suaminya pada pukul 18.00 Wita meminta izin untuk pergi memancing. Namun, ia keget kaget ketika mendengar suaminya ditembak dan meninggal dunia. (man)

To Top