Temukan Banyak Produk Tak Berizin – Berita Kota Kendari
Headline

Temukan Banyak Produk Tak Berizin

Wakil Wali Kota Baubau, Maasra Manarfa (kiri) dan Kepala BPOM Kendari, Adila Pabbari ketika sidak bahan makanan tak berizin di Pasar La Elangi Kota Baubau. Foto: Adnan Irham

BAUBAU, BKK – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan banyak produk bahan makanan yang dijual di Kota Baubau tak memiliki izin edar dari BPOM. Hal itu ditemukan ketika BPOM, Dinas Ketahanan Pangan Kota Baubau dan sejumlah instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Kota Baubau, Rabu (14/6).

Dalam kegiatan itu, ikut pula Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Maasra melakukan sidak. Beberapa tempat yang didatangi diantaranya, Pasar La Elangi, Pasar Wameo, gudang distributor, hingga Hypermart di Lippo Plaza Buton. Di Pasar La Elangi, beberapa produk hasil olahan rumah juga dijual tanpa ada izin dan kemasan yang baik.

Beberapa pengecer juga dicek petugas BPOM, hasilnya ditemukan pula banyak bahan pembuat kue yang tidak ada registrasi dari BPOM. Di sebuah gudang distributor, BPOM juga mendapati banyak makanan ringan juga tak memiliki izin edar. Pengakuan dari pemilik gudang, ia mendapatkan barang itu dari distributor di Surabaya.

BPOM kemudian sepakat menyegel barang-barang yang terdiri dari makanan ringan dan snack yang biasa dikonsumsi anak-anak itu untuk tidak diedarkan terlebih dahulu, hingga adanya surat izin edar dari BPOM yang menurut distributor di Surabaya akan segera dikirimkan ke BPOM Kenari.

“Ternyata memang pengakuan dari pengecer dan distributor, barang-barang itu diambil dari luar. Cuma kita kasi sosialisasi, agar mereka tidak serta-merta menerima barang itu sebelum melakukan pengecekan,” tutur Kepala BPOM Kendari, Adila Pabbari.

Adila juga sempat menguji sampel sayuran, ikan kering, dan terasi yang dijual pedagang di Pasar Wameo.

Hasilnya, dari beberapa barang itu, hanya terasi yang ditemukan mengandung rodamin B atau zat pewarna tekstil. Pengakuan dari pedagang, produk itu dibeli dari Kabupaten Muna Barat, sehingga BPOM Kendari berjanji akan menelusuri hingga ke Muna Barat.

Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Maasra ketika diwawancarai terkait sidak itu mengatakan, dari hasil sidak tidak terlalu memberikan dampak besar dari masyarakat. Hasil sidak itu pula dapat ia jadikan patokan, jika pedagang di Kota Baubau tidak menjual produk yang ilegal dan dilarang.

Para pedagang eceran di Kota Baubau menurutnya, tidak tahu menahu jika barang yang mereka jual tidak memiliki izin edar. Untuk itu dia juga meminta para pedagang mengkonsultasikan dengan pihak terkait jika ada barang yang ingin ia jual. Sehingga, barang-barang yang tidak memiliki izin edar itu terpaksa disita BPOM.

“Kasihan masyarakat, mereka tidak mengerti. Tapi Insya Allah Baubau aman dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya. (cr7/lex)

To Top