Sah! Kursi Sultra di DPR Resmi Bertambah – Berita Kota Kendari
Headline

Sah! Kursi Sultra di DPR Resmi Bertambah

Amirul Tamim

JAKARTA, BKK – Panitia khusus Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (Pansus RUU Pemilu) dan pemerintah menyepakati alokasi pembagian 15 kursi tambahan di DPR.
Kesepakatan itu diputuskan setelah melakukan lobi-lobi karena sebelumnya di rapat pansus tidak mencapai kata sepakat.
“Ini keputusan musyawarah mufakat, bukan voting,” kata Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy dalam rapat pansus yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan jajarannya, Rabu (14/6).
Lukman memaparkan dari hasil lobi-lobi antara fraksi dan pemerintah disepakati penambahan kursi. Yakni, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, Lampung dan Nusa Tenggara Barat masing-masing satu. Kemudian, Kalbar dua kursi, Riau juga dua kursi, Lampung dua, dan Kalimantan Utara tiga kursi.
“Soal belahan daerah pemilihannya silakan tim perumus dan tim khusus membahasnya,” kata dia.
Bertambahnya kursi dapil Sultra dari lima kursi menjadi enam kursi tidak terlepas dari peruangan anggota DPR asal Sultra di Komisi II, Amirul Tamim.
Menurut Amirul, melihat letak geografis Sultra dan pertambahan jumlah penduduk, Sultra layak mendapatkan tambahan 1-2 kursi DPR RI. Namun setelah melalui pembicaraan yang alot akhirnya disetujui penambahan satu kursi.
Sebelumnya Amirul menjelaskan, jika bercermin dari jumlah penduduk dan cakupan wilayah tentu Sultra bahkan Indonesia Timur tidak akan mampu menandingi wilayah Jawa dan Sumatra.
“Kalau bercermin seperti itu, pembangunan akan tetap timpang. Jawa dan Sumatra akan selalu maju sementara Sultra ataupun Indonesia Timur akan tetap stagnan seperti itu saja,” katanya.
Namun, jika meliat peta wilayah adminsitrasi, mantan Wali Kota Baubau ini menilai Sultra layak untuk mendapatkan tambahan kursi DPR RI. Wilayah Sultra yang terbagi menjadi dua yakni wilayah daratan dan kepulauan, dengan dasar itu bisa menjadi alasan penambahan kursi di Senayan.
“Sekarang jatah DPR RI kita itu adalah 5 orang. Namun, jika dilihat pemetaan wilayah kita layak mendapatkan tambahan dua orang minimal satu,” jelasnya.
Penambahan kursi DPR RI akan berimplikasi pada penyediaan anggaran. Berapa anggaran negara yang dibutuhkan jika kursi DPR bertambah 15 seperti disepakati DPR dan pemerintah?
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan estimasi anggaran yang harus disediakan pemerintah dengan adanya penambahan 15 kursi DPR RI.
Dengan penambahan 15 kursi DPR RI, pemerintah harus menyediakan anggaran sekitar Rp 30 miliar per tahun.
“Paling dihitung enggak sampai Rp 2 miliar per anggota,” ujar Tjahjo.
Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo mengatakan, penambahan 15 kursi DPR RI merupakan langkah kompromi yang diambil pemerintah dan DPR.
DPR sebelumnya mengusulkan penambahan 19 kursi, sedangkan pemerintah berada pada 5 hingga 10 kursi.

To Top