Lingkar Sultra

Nelayan Wakatobi Selamat Berkat Layar dari Karung

WANGIWANGI, BKK- Unek (45), nelayan dari Kelurahan Waetuno, Kecamatan Wangiwangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, setelah sempat dilaporkan hilang. Pihak keluarga sempat dicekam ketakutan karena Unek dilaporkan hilang di lautan lepas dan cuaca yang sangat buruk.

Beruntung, Unek punya keterampilan tinggi sebagai nelayan. Dia selamat dari terjangan amukan gelombang lautan yang ganas setelah merakit layar yang terbuat dari karung.

Cerita ini berawal saat Unek pergi melaut untuk mencari tuna pada Minggu (11/6) sekira pukul 04.00 Wita dengan menggunakan bodi batang. Namun hingga malam hari, Unek belum juga pulang ke rumah. Padahal Unek biasanya pulang melaut sekira pukul 10.00 atau pukul 11.00 Wita hari itu juga.

Berdasarkan data yang dihimpun Basarnas Wakatobi, Unek pergi mencari ikan di perairan Kaledupa dan sekitar Pulau Runduma. Basarnas sendiri baru mendapatkan laporan itu sekitar pukul 20.30 Wita.

Basarnas pun segera bergerak. Posisi terakhir yang berhasil diperoleh menunjukkan Unek berada sekitar 3 mil arah utara Wangiwangi, di mana yang terakhir melihatnya adalah Umar, rekan memancing korban.

“Pak Unek melanjutkan mencari ikan cakalang dan kebetulan ia dapatkan ikan cakalang sebanyak 6 ekor dan 1 ekor ikan tuna. Tapi Pak Unek terpisah dari rekan mancingnya sebab bodi batang miliknya mengalami trouble pada bagian mesin,” terang Reppind, Kepala Basarnas Wakatobi.

Tertinggal sendiri dengan kondisi perahu yang rusak mesinnya dan cuaca yang mulai mengganas, Unek tidak panik. Dia kemudian memanfaatkan karung yang dia bawa menjadi sebuah layar darurat.

Memanfaatkan kekuatan angin, Unek akhirnya mencapai sebuah bagang (rumah singgah di laut) pada posisi perantaraan Lasalimu dan Pulau Wanci.

“Semalaman dia dihantam ombak, badai dan hujan deras. Tapi dia berhasil bertahan hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan dari Lasalimu sekitar pukul 07.00,” tambah Reppind.

Pihak SAR sendiri mencoba untuk melakukan penjemputan terhadap korban di Lasalimu. Namun masuk laporan bahwa korban sudah bersama keluarganya di Kampung Bajo Mola, Wakatobi dan sedang dalam perjalanan ke Lasalimu. (k2/aha)

To Top