Headline

La Ode Ida Mengaku Diperintahkan Amin Rais dan Zulkifli

La Ode Ida saat menyerahkan formulir pendaftaran balon gubernur di DPD Demokrat Sultra. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Bakal calon (Balon) Gubernur Sultra, La Ode Ida mengeluarkan pernyataan yang mengagetkan calon lain. Dia mengaku telah mendapat restu dari dari pendiri PAN, Amin Rais dan Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan, untuk maju di pilgub Sultra.

“Minggu lalu Pak Amin Rais meminta saya untuk segera membuat baliho ucapan dan pencalonan saya di pilgub yang digandengkan dengan logo PAN dan gambarnya Amin Rais dan gambar Ketum PAN saat ini Zulkifli Hasan,” kata La Ode Ida ditemui usai mengembalikan pendaftarannya di Partai Demokrat Sultra, Selasa (13/6)..

Dia menjelaskan, dia telah menerima catatan khusus dari Amin Rais untuk diserahkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sultra sekaligus menyampaikan untuk segera melakukan komunikasi dengan Gubernur Sultra, Nur Alam terkait pencalonannya di Pilgub Sultra nanti.

“Pak Amin juga sudah berpesan kepada saya untuk melakukan komunikasi politis dengan Pak Nur Alam untuik pencalonan saya di Pilgub Sultra. Begitupula dengan Pak Zulkifli hasan sudah menyuruh melakukan komunikasi itu,” ungkapnya.

Tentu saja pernyataan La Ode Ida mementahkan pernyataan Asrun yang mengklaim telah mengantongi PAN sebagai kendaraannya.

Mantan Ketua DPD-RI ini menambahkan, sudah melakukan komunikasi dengan beberapa petinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai politik dalam pencalonannya di pilgub nanti. Sehingga, kata dia, jika nantinya Partai Demokrat bisa mengusung dirinya dipastikan akan mencukupi satu pintu.

“Saat ini Partai Demokrat baru memiliki enam kursi di DPRD Sultra dan tanpa mendahului tuhan saya sudah memegang partai pemilik tiga kursi. Sehingga jika demokrat sudah ok (mengusung saya) maka nantinya akan menjadi sembilan kursi dan bisa menjadi satu pintu untuk mengusung figur,” katanya.

Dikatakannya, dengan dirinya berada di Jakarta sejauh ini sudah melakukan komunikasi dengan beberapa petinggi partai politik (parpol) di DPP. Sehingga, ia menganggap sangat mudah untuk melakukan komunikasi dengan Ketua Umum DPP parpol.

Hanya saja, lanjutnya, dirinya sangat menghargai semua pengurus DPD partai yang ada di daerah untuk tidak melampauinya. Bahkan, kata dia, dirinya lebih menakuti pengurus DPD partai dibandingkan dengan pengurus DPP.

“Semua pengurus DPP parpol itu merupakan sahabat saya dan selalu melakukan komunikasi dengan baik. Saya sangat menghargai pengurus partai yang ada di daerah. Sehingga saya sangat takut dengan pengurus partai yang ada di daerah dibandingkan dengan di pusat, karena dalam pencalonan pengurus partai di daerah yang bakal melakukan sosialisasi pemenangan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk mengenai wakil dirinya mengakui jika sebelumnya sudah ada beberapa figur yang melamarnya untuk mendampinginya dalam pertarungan kanca politik di Sultra. Hanya saja, dirinya enggan menyebutkan siapa nama wakil yang dimaksud itu.

“Sudah ada tiga calon wakil yang datang melamar untuk mendampingi saya dalam pilgub baik itu dari figur politik maupun non politik. Tetapi saya belum bisa sebutkan siapa orang itu. Yang pastinya calon wakil saya adalah figur dari daratan,” pungkasnya.

Mendaftar di PD Setelah sebelumnya hanya diwakili timnya mengambil formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Gubernur Sultra di sejumlah partai politik (Parpol), Selasa (13/6), La Ode Ida mengantar langsung berkas pendaftarannya di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra.

Sebagaimana yang persyaratkan Demokrat, pengembalian berkas pendaftaran balon kepala daerah itu memang tidak bisa diwakili. Namun, kedatangan La ode Ida tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusannya untuk bertarung di Pilkada serentak 2018.

“Dengan dia (La Ode Ida red) mengembalikan formulir pendaftaran balon di Demokrat, membuktikan keseriusannya untuk mendaftar sebagai balon gubernur,” kata ketua tim penjaringan DPD Partai Demokrat Sultra, Budhi Prasodjo kemarin.

Menurut Budi, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan, berkas pendaftaran yang diserahkan La Ode Ida dinyatakan lengkap sebagaimana yang dipersyaratkan partai.

“Setelah diteliti syarat dan seluruh dokumen itu dinyatakan lengkap. Kemudian nantinya akan kami kembali melakukan verifikasi untuk kemudian diumumkan,” jelasnya.

Sementara itu, La Ode Ida menganggap pengembalian berkas yang dilakukannya di Demokrat itu adalah istimewa. Pasalnya, ini adalah kali pertama ia melakukan pendaftaran sebagai balon gubernur.

“Saya sangat berterimakasih kepada Partai Demokrat Sultra karena telah memberikan ruang untuk bisa mendaftarkan diri sebagai balon gubernur. Saya meyakini jika nantinya Demokrat akan mengusung figur yang terbaik dan selalu bersifat adil,” aku Ketua Ombudsman Pusat ini.

Setelah Demokrat, mantan Wakil Ketua DPD RI ini juga akan akan kembali mendaftarkan diri di sejumlah partai untuk memuluskan pencalinannya di Pilgub Sultra nanti. (m2/lex)

To Top