DPRD Baubau Janji Sepakati NPHD Pilwali Sebelum Lebaran – Berita Kota Kendari
Suksesi

DPRD Baubau Janji Sepakati NPHD Pilwali Sebelum Lebaran

BAUBAU, BKK – Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Baubau 2018 akan disepakati DPRD setempat sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri. Selambat-lambatnya 25 Juni mendatang.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Baubau, Laode Yasin dalam rapat bersama pembahasan anggaran Pilkada Baubau di gedung DPRD, Selasa (13/6).

Dalam rapat itu, sempat terjadi pembahasan alot, dimana sejumlah anggota DPRD Baubau mempertanyakan anggaran sebesar Rp 25 miliar lebih yang akan digunakan untuk seluruh tahapan pilwali. Salah satunya Fajar Ishak Daeng Jaya yang mempertanyakan KPU Kota Baubau tidak meminta dana sharing atau dukungan dari Pemerintah Provinsi Sultra, mengingat Pilwali Baubau akan digelar bersamaan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra.

“Apa lagi mengingat kita harus melihat keadaan keuangan daerah, seharusnya ada dana sharing untuk pilkada ini,” katanya.

Ditambahkan legislator Partai Golongan Karya (Golkar), Joni Munadi Awal, DPRD tidak akan menunda pembahasan NPHD itu. Namun dari sisi fungsi anggaran, pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari, tentang kesepakatan nilai yang menurutnya memang harus secepatnya diselesaikan.

Ketua KPU Baubau, Dian Anggraini ketika diwawancarai, berharap NPHD secepatnya disahkan, mengingat l 14 Juni 2017 KPU RI sudah melakukan launching pilkada serentak tahap tiga itu. Sehingga katanya, secara otomatis kegiatan tahapan mulai dari pelaksanaan persiapan sudah harus dilaksanakan.

“Itu membutuhkan anggaran, jadi besar harapan kita NPHD dipercepat,” tutur Dian.

Perencanaan anggaran itu sendiri, lanjut Dian, sudah terlebih dahulu dibahas di tingkatan KPU yang juga berupaya maksimal dan mengantisipasi segala kekurangan yang diprediksi akan terjadi. Namun, dia berharap tidak ada kendala selama pelaksanaan pilkada berlangsung.

Di tempat yang sama, Asisten I Pemkot Baubau, La Ode Aswad mengakui telah merasionalisasi anggaran yang awalnya diajukan KPU sebesar Rp 30 miliar lebih. Setelah dirasionalisasi, tinggal Rp 25 milyar lebih. Terkait permintaan dari DPRD agar ada dana dukungan, Pemkot dan DPRD Baubau akan berkonsultasi dengan Pemprov Sultra.

“Kita setujui mau ke proivinsi minta masukan saja terkait dana sharing, kira-kira item apa saja yang nanti dibantu oleh provinsi, karena pilwali kan serentak dengan pilgub,” tuturnya. (CR7/nur)

To Top