Kasuistika

Syekh Abdul Majid Paparkan Kondisi Masjidil Aqsa di Konsel

MARWAN TOASA/BERITA KOTA KENDARI
Wakil Bupati Arsalim Arifin dan beberapa pejabat daerah foto bersama dengan Imam Masjid Al Aqsa Palestina, Syeikh Abdul Majid, Rabu (7/6).

ANDOOLO, BKK- Syeikh Abdul Majid, salah seorang Imam Masjid Al Aqsa, Palestina memaparkan kondisi terkini dari kiblat pertama umat Islam itu. Menurutnya, situasi di Masjidil Aqsa masih belum kondusif.

Saat diterima oleh Wakil Bupati Konsel, Arsalim Arifin di Kantor Bupati Konsel, Rabu (7/6), rezim zionist Israel terus berupaya menciptakan ketidakamanan bagi umat Islam yang ingin beribadah di situs suci tersebut. Bahkan tentara zionist membatasi siapa saja yang boleh masuk ke Masjidil Aqsa.

“Anak-anak kecil dan remaja tidak diperkenankan masuk. Mereka (warga Palestina) yang vokal memperjuangkan Masjid Al Aqsa selalu diteror,” katanya seperti diterjemahkan oleh juru bicaranya.

Tak hanya itu, terowongan besar juga sedang dibangun di bawah Masjidil Aqsa, sehingga membuatnya sangat rentan runtuh. Ini semua merupakan ulah zionist yang tidak punya penghormatan sedikit pun terhadap Masjid Al Aqsa ini.

Dia berharap dengan menyampaikan langsung situasi terkini Masjidil Aqsa, masyarakat Indonesia bisa mengetahuinya secara langsung. “Kita perlu mendoakan saudara-saudara kita di Palestina. Kelompok anti Islam terus menciptakan teror. Jangan di dalam masjid, beribadah di halaman masjid saja tidak diperbolehkan,” katanya.

Syeikh Abdul Majid pun menegaskan, warga Palestina tidak akan pernah berhenti untuk melakukan jihad demi membebaskan Masjidil Aqsa, dan juga Negara Palestina dan penjajahan zionis Israel. Dia berharap suatu waktu nanti masjid suci ini akan kembali dalam kekuasaan muslim, dan dapat digunakan beribadah oleh dua agama Samawi lainnya, Nasrani maupun Yahudi.

Arsalim mengapresiasi kedatangan rombongan Syeikh Abdul Majid di Konsel. “Selaku pemerintah daerah, ini merupakan penghargaan dan kegembiraan bagi kami warga Konsel atas kehadiran Imam Besar Masjid Al Aqsa. Dalam rangka membagi informasi kepada seluruh umat muslim di indonesia khususnya di Konsel terkait apa yang terjadi di Palestina saat ini,” kata Arsalim.

Arsalim mengatakan dirinya pernah ke Palestina di tahun 2013 dan berkesempatan Shalat di Masjid Al Aqsa. Dia meyakini masyarakat muslim di seluruh dunia akan memberikan dukungan kepada Palestina, baik doa maupun bantuan donasi. (cr13/aha)

To Top