FKPTN Laonti Minta PT GSM Akui Lahan Warga – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

FKPTN Laonti Minta PT GSM Akui Lahan Warga

MARWAN TOASA/BERITA KOTA KENDARI
KETUA DPRD Konsel, Irham Kalenggo S Sos MSi saat memimpin rapat dengar pendapat didampingi Kapolres Konsel AKBP Yeyen Lesmana SIK

ANDOOLO, BKK- DPRD Konawe Selatan menggelar rapat dengar pendapat untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kecamatan Laonti terkait sengketa lahan di atas lahan IUP PT GMS. RDP ini dipimpin langsung Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo bersama Kapolres Konsel, AKBP Yeyen Lesmana, di ruang sidang DPRD Konsel Rabu (7/6).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum Komunikasi Penyelamat Tanah Masyarakat (FKPTN) Kecamatan Laonti, Yamal memaparkan keinginan masyarakat Laonti agar PT GMS mengakui 119 kepemilikan lahan masyarakat setempat. Tidak hanya itu, PT GMS juga tidak diperkenankan untuk mengolah lahan yang telah dipasang patok.

Namun perwakilan PT GMS, Herman menjelaskan pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk mengakui lahan tersebut, karena yang berhak mengakui kepemilikan adalah orang-orang terdekat dengan lahan tersebut. Karena menurutnya, warga masyarakat di empat desa ; Sangisangi, Tuetue, Ulusuwa dan Lawisata, justru mendukung aktivitas PT MGS. Hal itu sesuai pengakuan empat kepala desa masing-masing.

Dukungan terhadap PT GSM juga disampaikan salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Laonti, Abdul Salam. Menurutnya, kehadiran PT GMS sangat diharapkan masyarakat karena akan membuka lapangan kerja.

Menanggapi silang pendapat ini, Irham Kalenggo masalah lahan IUP PT GMS tidak bisa lagi di bahas di DPRD. Masalah ini, kata dia, sebenarnya telah masuk ke ranah hukum.

Terkait konflik lahan, Irham Kalenggo menyarankan agar masyarakat  bermusyawarah untuk dapat solusi yang terbaik. Namun jika tidak tercapai, maka dipersilahkan melanjutkan ke proses hukum. (cr13/aha)

To Top