Distanak Sultra Imbau Petani Korban Banjir Manfaatkan Asuransi Pertanian di PT Jasindo – Berita Kota Kendari
Beranda

Distanak Sultra Imbau Petani Korban Banjir Manfaatkan Asuransi Pertanian di PT Jasindo


KENDARI, BKK – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhamad Nasir mengimbau petani korban banjir memanfaatkan asuransi pertanian melalui PT Jasindo, untuk menekan kerugian.

Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Sultra belakangan ini mengakibatkan banyak lahan pertanian terutama sawah, direndam banjir.

Menurut Nasir, Rabu (7/6), asuransi pertanian ini juga mencakup bencana kekeringan akibat kemarau dan serangan hama penyakit tanaman.

”Petani yang sawahnya rusak karena banjir dan telah terdaftar sebagai peserta dan memeiliki poilis, segera menghubungi masing-masing dinas pertanian dan PT Jasindo untuk difasilitasi klaim asuransinya.

Asuransi pertanian ini bekerja sama dengan PT Jasindo,” terang Nasir.

Ia merinci, pemerintah menalangi pembayaran premi asuransi pertanian sebanyak 80 persen dari total premi sebesar 180 ribu per hektare, dan pemerintah menanggung sekitar 144 ribu untuk pembayaran premi, sisanya sebanyak 20 persen atau 36 ribu per hektare ditanggung sendiri oleh petani melalui kelompok taninya.

”Petani yang sawahnya masuk dalam asuransi akan memperoleh ganti rugi sebanyak 6 juta per hektare atau disesuaikan dengan luas tingkat kerusakan lahan sawah yang terjadi di bawah satu hektare,” paparnya.

Masih kata dia, ganti rugi akibat banjir yang akan ditanggung asuransi pertanian harus memenuhi tiga persyaratan, yakni umur padi sudah lewati 10 sampai 30 hari, dan kerusakan mencapai 75 persen, serta luas kerusakan mencapai 75 persen.

”Jangka waktu pertanggungan selama dari masa tanam hingga masa panen atau sekitar empat bulan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk penyampaian laporan mengenai kerusakan yang dialami secara tertulis paling lambat tujuh hari setelah diketahui terjadi kerusakan.

Jadi, petani secepatnya menghubungi penyuluh atau petugas pertanian dan pihak Jasindo untuk melaporkan hal ini.

“Jadi syarat itu harus terpenuhi agar klaim asuransi dapat dibayarkan, dan pembayaran klaim asuransi itu akan dilakukan selam 14 hari sesudah persetujuan jumlah kerugian, dan akan dibayarkan langsung melalui rekening petani atau kelompok tani,’’ tutupnya. (p13/iis)

To Top