Beranda

Korban Banjir Mulai Dihajar Flu, Batuk, dan Gatal-Gatal

KENDARI, BKK – Korban banjir kini mulai diserang penyakit gatal-gatal, batuk, flu, dan kurang stamina.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kendari Rahminingrum membenarkan, hampir di semua posko kesehatan yang dibangun pemerintah menerima keluhkan penyakit itu dari para korban banjir.

Bahkan, ungkap dia, ada juga beberapa korban banjir yang datang meminta vitamin, agar bisa kembali bugar, mengingat semua korban keletihan karena bersih-bersih di rumahnya masing-masing setelah banjir surut.

Ia juga membeberkan, total warga korban banjir yang dirawat sebanyak 331 orang.

Secara rinci, di Lorong Segar 75 orang, di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kemaraya 65 orang, di posko Sungai Wanggu 142 orang, dan 49 orang lagi di Jalan Bungasi.

Rahminingrum mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari memberikan layanan kesehatan gratis kepada korban banjir. Layanan ini melibatkan 15 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

“Sejak banjir yang pertama kita sudah memberlakukan seluruh puskesmas yang ada, untuk melayani masyarakat korban banjir selama 24 jam,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kendari Rahminingrum, Selasa (6/6).

Sejak banjir pertama pula, beber dia, pihaknya mendirikan pos kesehatan yang bertempat di Sungai Wanggu.

Saat banjir ke-2, posko kesehatan diperluas bukan cuma di Wanggu melainkan juga di Lorong Segar, dan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kemaraya.

“Untuk layanan kesehatan yang diberikan kepada para korban banjir semua gratis. Bahkan dalam keadaan tidak banjir pun semua layanan kesehatan di puskesmas sudah gratis, apalagi dalam keadaan tanggap darurat banjir seperti sekarang ini. Malah kita membuka ruang yang lebih besar lagi dan mendekatkan akses kesehatan, serta menambah jam kerja kami,” paparnya.

Akan tetapi, lanjut Rahminingrum, rata-rata korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.

Meski demikian, ujar dia, pihaknya tetap menyiagakan posko kesehatan di titik-titik rawan banjir.

“Harapan kami, dengan layanan kesehatan secara gratis dapat membantu meringankan beban para korban banjir,” ujarnya. (cr6/iis)

To Top