Lukman Mendaftar Cagub di Demokrat – Berita Kota Kendari
Headline

Lukman Mendaftar Cagub di Demokrat

Lukman Abunawas didampingi mantan Wali Kota Kendari MMA mendaftarkan diri di DPD Demokrat Sultra. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Sekretris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Lukman Abunawas (LA) resmi mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat Sultra untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2018 mendatang, Senin (5/6).

Saat mendaftarkan diri di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra LA didampingi oleh mantan Wali Kota Kendari Masyhur Masie Abunawas (MMA) yang tidak lain adalah saudara kandungnya sendiri serta mantan Pejabat (Pj) Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Nur Sinapoy.

LA mengatakan, sangat berterima kasih dengan penjemputan yang dilakukan Partai Demokrat Sultra. Pasalnya, kata dia, saat dirinya datang untuk mengembalikan formulir pendaftaran yang sebelumnya telah diambil disambut dengan tarian tradisional.

Ia mengakui meskipun bukan sebagai kader partai, namun dirinya sangat kagum dengan partai besutan Susilo Bambang Yudhono (SBY) itu.

“Meskipun saya bukan merupakan kader, tetapi saya sangat kagum dengan Partai Demokrat dengan model kepemimpinan serta struktur yang di demokrat,” katanya usai mendaftarkan diri di Sekretariat DPD Demokrat Sultra.

Dikatakannya, di tahun 2005 silam, dirinya pernah dimintai untuk masuk bergabung di DPD Partai Demokrat Sultra. Hanya saja, kata dia, kala itu belum bisa menerimana karena dirinya seorang pegawai negeri sipil (PNS).

Sehingga, ia berjanji, jika nantinya dirinya diusung oleh Partai Demokrat untuk bertarung dalam Pilgub Sultra 2018 mendatang, Ketua Komite Olaraga Nasional Indonesia (Koni) Sultra ini siap bergabung di Demokrat Sultra.

“Jika saya memang betul diusung kedepan saya siap bergabung di demokrat. Selain itu saya juga berjanji akan pensiunkan diri sebagai PNS,” janjinya.

Sementara itu, Ketua Tim penjaringan Partai Demokat Sultra Budhi Prasodjo menjelaskan, setelah diperiksa dan diverifikasi berkas yang diserahkan dinyatakan lengkap. Hanya saja, lanjutnya, meski lengkap tetapi berkas tersebut masih akan diteliti kembali.

“Setelah diverifikasi, berkasnya dinyatakan lengkap. Tetapi yang perlu diketahui bahwa meski dikatakan lengkap, namun kedepannya kita akan teliti kembali untuk mengecek apakah ada hal-hal yang berbeda diantaranya itu mengenai nama yang tertera di ijazah dan kartu tanda penduduk (KTP),” pungkasnya. (m2/lex)

To Top