PSU Ditunda Lagi, Pemkab Bombana Akan Digugat – Berita Kota Kendari
Suksesi

PSU Ditunda Lagi, Pemkab Bombana Akan Digugat

Dr Amir Faisal SH MH

KENDARI, BKK – Sesuai jandwal yang telah disepakati, pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bombana di Tujuh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sempat tertunda akan dilakukan, Rabu (7/6).

Jika kemudian pelaksanaannya kembali ditunda dan akan dilakukan pada akhir dari pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 13 Juni mendatang, maka Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 2, Tafdil-Johan Salim (Bertahan) akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana.

“Saya tegaskan jika nantinya molor kembali sampai tanggal 13 Juni maka saya selaku kuasa hukum serta pihak partai pengusung paslon Bertahan akan langsung menggugat Pemkab Bombana karena dianggap melanggar Undang-undang Pilkada,” kata ketua tim kuasa hukum Bertahan, Dr Amir Faisal SH MH saat ditemui di Sekretariat DPW NasDem Sultra, Minggu (4/6).

Ia menerangkan, kekhawatirannya PSU Bombana bakal kembali ditunda karena sampai saat ini Pejabat (Pj) Bupati Bombana, Sitti Saleha sama sekali belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sementara pelaksanaan PSU Bombana itu tinggal dua hari lagi.

“Berdasarkan informasi terakhir Pj Bupati Bombana akan menandatangi NPHD satu hari sebelum dilakukan PSU yakni  6 Juni. Sementara proses untuk pencairan anggaran itu membutuhkan waktu beberapa hari. Sehingga dipastikan akan kembali molor lagi,” kesalnya.

Dikatakannya, secara hukum penundaan PSU itu sama sekali tidak beralasan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 44 Tahun 2014 yang mana ada mekanisme dalam hal mengeluarkan anggaran untuk melaksanakan PSU.

Dijelaskannya, dalam menghadapi pelaksanaan PSU Pilkada Bombana dirinya sama sekali tidak melihat adanya keterlibatan dari Pj Bupati Bombana. Namun, sebagaimana setiap momen pilkada itu sangat sarat akan kepentingan politik, sehingga bisa jadi penundaan PSU Pilkada Bombana terjadi karena adanya pihak-pihak yang sengaja menghang-halangi demi kepentingan calon tertentu

Jika kemudian Pj Bupati Bombana ikut bermain untuk mendukung dan memenangkan salah satu paslon maka dirinya tidak segan-segan melaporkannya melalui jalur hukum.

“Dengan adanya kepentingan politik di dalamnya dipastikan bahwa adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba menghalang-halangi pelaksanaan PSU ini. Untuk keberpihakan Pj bupati saya belum melihat itu. Tetapi saya tegaskan bahwa jika memang dia (Sitti Saleha, red) ikut berpihak dan bermain untuk mendukung salah satu paslon maka saya akan melaporkannya untuk kemudian diproses secara hukum,” tegasnya. (m2/nur)

To Top