Bisnis & Ekonomi

Penjualan Suzuki Ignis di Sultra Lampaui Ekspektasi

RIA RAMAYANTI/BERITA KOTA KENDARI
LAKU KERAS. Sales head, Suzuki Megah Putra, Bobby Laleno SE dengan latar belakang Suzuki Ignis.

KENDARI, BKK- Mobil teranyar Suzuki, Ignis, ternyata laku keras di Kendari. Penjualan mobil SUV ini pun melampaui ekspektasi.

Sales Head Suzuki Megah Putra, Bobby Laleno mengatakan pihaknya bahkan kewalahan melayani tingginya permintaan dari masyarakat. Pasalnya, stok yang disiapkan melebihi permintaan pasar.

Awalnya, kata Bobby, pihaknya menarget penjualan Ignis hanya 5 unit se Sulawesi Tenggara setelah peluncuran. Ternyata, pemesanannya mencapai 25 unit atau lima kali lipat dari target, hanya pada Mei lalu.

“Penjualan Ignis meledak jauh dari yang kita perkirakan. Tapi kita punya stok yang cukup meski pemesanannya melebihi target. Kita bisa siapkan dan tinggal kita suplai,” kata Bobby.

Per akhir Mei lalu, pemesanan bisa mencapai tiga unit sehari. “Tadi siang aja sudah tiga unit yang keluar. Itu baru untuk Kendari. Sekarang kita sudah jalan di lapangan, ada sekitar 8 unit. Pokoknya tiap hari ada 1 unit yang keluar. Ini termasuk cepat untuk penjualannya,” tutur Bobby saat ditemui, Selasa (30/5).

Menurut Bobby, konsumen menyukai Ignis karena memiliki desain SUV yang sporty dan stylist. Fitur-fiturnya pun sudah mengadopsi teknologi otomotif masa kini.

“Tampilan depannya itu yang bikin orang langsung jatuh hati. Dan Ignis ini punya banyak kelebihan dibandingkan dengan SUV lainnya,” kata Bobby.

Untuk pemakaian bahan bakar, Ignis hanya menghabiskan 1 liter bensin untuk jarak 23 km. Pasalnya, Ignis memang menggunakan kapasitas mesin 1.200 cc dengan 4 silinder.

“Kalau iritnya, saya kira 1 liter untuk 23 km itu sudah sangat irit. Itu sudah hasil uji lapangan beberapa kali,” katanya.

Apakah Ignis akan menjadi andalan untuk mendongkrak penjualan mobil Suzuki, Bobby mengaku Ignis diharapkan begitu. Suzuki sampai saat ini masih mengandalkan mobil pikap untuk mencapai target penjualan secara nasional. Namun jika melihat respons pasar, Ignis bisa saja menjadi pendongkrak utama.

“Kita tahu bahwa unit komersial (pikup) kita, Suzuki masih rangking satu. Ignis disiapkan untuk passenger untuk penjualan mobil saat ini lumayan banyak,” tambahnya.

Secara umum, Bobby mengakui penjualan menurun dikarenakam kondisi ekonomi yang berjalan lamban. Namun dia berharap pasar otomotif kembali bergairah pada Ramadhan ini, seperti tren tahun-tahun sebelumnya.

Adapun harga di Sulawesi Tenggara, Ignis terbilang murah untuk kelas SUV. Ignis GL Chass dibanderol sekitar Rp 160 juta untuk pembelian tunai. Untuk kredit, disediakan plafon uang muka Rp 24 juta dengan angsuran hingga lima tahun.

Sementara untuk GLX MT, harga chasnya Rp 180 juta atau kredit dengan DP Rp 35 juta, cicilan sampai 5 tahun. Ada juga varian Ignis GLX AGS, dengan pembelian tunai sebesar Rp 190 juta, atau pembelian kredit dengan DP Rp 37 juta, dengan rentang cicilan 5 tahun. (p14/aha)

To Top