Hugua Tunggu Intruksi Megawati – Berita Kota Kendari
Suksesi

Hugua Tunggu Intruksi Megawati

Ir Hugua(foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Sejak 2016 lalu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (PDIP) Sultra, Hugua gencar melakukan sosilisasi untuk mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2018. Namun, dari partainya sendiri ia belum mendapatkan restu.

Hugua sendiri mengaku, untuk memantapkan pencalonannya di Pilgub Sultra nanti ia masih harus menunggu intruksi Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarno Putri. Sementara partainya baru mulai melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2018.

“Saya jika diperintahkan Ibu Megawati untuk tampil Pilgub Sultra maka saya siap maju. Tetapi jika saya tidak layak untuk maju maka saya tidak akan tampil. Saya ikhlas apa yang nantinya akan menjadi keputusan partai karena bagi saya seluruh masyartakat Sultra itu diberikan kesempatan untuk memilih pemimpinnya sendiri,” kata Hugua saat ditemui di kediamannya, Rabu (31/5).

Ia menyadari, jika dirinya bukanlah satu-satunya kader terbaik yang ada di Sultra. Sehingga, jika nantinya PDIP figur lain di Pilgub Sultra maka ia akan  legawa dan bakal mengikuti apa yang menjadi keputusan partai.

Selain itu, lanjutnya, ia memastikan dirinya akan selalu sepaham dan sejalan dengan PDIP  serta tidak akan mencalonkan diri dengan menggunakan partai lain.

“Jika saya tidak diusung untuk maju bertarung, saya tidak akan berlawanan dengan partai. Siapa pun yang diusung oleh partai itu saya sangat dukung dan akan memenangkannya karena saya selalu sepaham dengan keputusan partai,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses penjaringan balon kepala daerah yang digelar PDIP secara serentak mulai 1 sampai 20 Juni juga akan diikutinya. Sebab, itu adalah mekanisme partai yang harus dilalui semua balon yang ingin memperoleh dukungan.

“Sebagaimana dengan partai politik (parpol) lainnya yang lebih memprioritaskan kadernya. Tetapi jika kadernya itu tidak mampu untuk maju mencalonkan dirinya dan dianggap kalah maka kenapa musti dipaksakan. Sehingga diberi ruang untuk seluruh masyarakat Sultra baik itu kader maupun non kader,” urainya.

Menurut dia, akan menjadi hal yang sia-sia jika nantinya ia maju bertarung tetapi tidak menang karena seorang pemimpin itu dalam mencalonkan diri itu bukan untuk tahapan coba-coba.

“Tapi jika ditanya apakah saya siap pasti saya katakan secara pribadi saya saya siap karena jiwa saya adalah seorang pemimpin. Tetapi meskipun semangat jiwa dan ideologi saya seorang pemimpin namun pada kenyataannya ada yang lebih sejati di lapangan. Saya itu baik menjadi calon 01, 02 ataupun tidak calon sama sekali saya siap sepanjang itu keputusan partai,” tegasnya.

Dikonfirmasi mengenai kesiapan Bupati Muna Rusman Emba untuk maju di Pilgub Sultra dirinya sama sekali tidak mempersoalkan. Bahkan, kata dia, dirinya sama sekali tidak merasa tersaingi dengan pencalonanya Rusman tersebut.

“Saya sangat sepakat dengan dia (Rusman, red) maju mencalonkan diri karena Rusman itu adalah kader PDIP dan saya berpikirnya sangat realistis dalam melihat situasi. Tetapi yang perlu dipahami itu adalah masyarakatlah yang mempunyai pilihan nantinya,” pungkasnya. (m2/nur)

To Top