11 Figur Cagub Sultra Ambil Formulir Pendaftaran di Demokrat – Berita Kota Kendari
Suksesi

11 Figur Cagub Sultra Ambil Formulir Pendaftaran di Demokrat

KENDARI, BKK – Sebanyak 11 figur Bakal Calon (Balon) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mengambil formulir pendaftaran di Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kesebelas figur itu adalah Rusda Mahmud, Lukman Abunawas, Laode Masihu Kamaludin, Supomo, Ir Hugua, Abdul Rahman Farisi, Ir Asrun, Ir Ridwan Bae, dan Ali Mazi, La Ode Ida dan Rusman Emba.

Sementara untuk posisi balon wakil gubernur yang juga telah mengambil formulir pendaftaran dari yang sebelumnya hanya berjumlah satu orang yakni mantan Bupati Buton, LM Sjafei Kahar, namun kini bertambah satu orang yakni Ketua DPW Partai Perindo, Jaffray Bittikaka.

“Sudah 11 orang yang mengambil formulir pendaftaran. Tambahannya itu adalah La Ode Ida dan tadi siang (kemarin, red) juga Rusman Emba mengambil formulir pendaftaran melalui timnya,” kata ketua tim penjaringan DPD Partai Demokrat Sultra, Budhi Prasodjo  saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon genggamnya, Senin (29/5).

Ia menambahkan, masa pengambilan formulir pendaftaran di Partai Demokrat yang dimulai 19 Mei akan berakhir 31 Mei mendatang. Selanjutnya, para figur yang telah mengambil formulir pendaftaran, diberi  tenggang waktu untuk mengembalikan formulir  mulai awal Juni mendatang.

“Untuk jadwal pengembalian formulir pendaftaran baik balon gubernur maupun balon wakil itu pada 2 sampai 14 Juni mendatang,” jelasnya.

Sebelumnya, juru bicara (jubir) tim penjaringan demokrat, LM Taufan Alam mengungkapkan, dalam melakukan penjaringan, partai besutan Susilo Bambang Yodhoyono itu memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin mencalonkan diri untuk menjadi orang nomor satu di Sultra. Baik itu merupakan kader Demokrat maupun bukan.

“Demokrat memberi kesempatan kepada seluruh masyarakat yang ingin mencalonkan dirinya di Pilgub Sultra. Yang pasti kami tetap menerima dan memberikan formulir pendaftaran kepada para balon yang ingin melamar dengan menggunakan Demokrat,” ungkapnya.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra ini menjelaskan, Partai Demokrat  yang saat ini hanya memiliki enam kursi di DPRD Sultra, masih membutuhkan tiga kursi untuk dapat mengusung pasangan calon.

“Saat ini kita terus membangun koalisi dengan semua partai politik (Parpol). Artinya siapapun calon yang akan mendaftar dengan Demokrat salah satu syarat yang kita berikan adalah calon itu harus membawa koalsisi partai,” bebernya.

Ia menambahkan, dalam melakukan pendaftaran di Demokrat tidak mengenal istilah biaya pendaftaran calon. Hanya saja,  lebih dikenal dengan istilah pembiayaan dalam proses rekruitmen. Pasalnya, dalam melakukan fit and proper test (uji kelayakan) dan penyampaian visi misi masing-masing calon akan dilakukan di empat wilayah di Sultra yakni Kota Kendari, Buton, Kolaka dan Muna.

“Empat wilayah itu yang akan menjadi presentasi bagi balon yang akan menggunakan Partai Demokrat dan semua biaya yang dibutuhkan itu akan dibebankan kepada para balon. Jadi, kami di Demokrat tidak mengenal istilah biaya pendaftaran melainkan istilah pembiayaan gotong royong atas semua kebutuhan dalam seleksi nantinya,” pungkasnya. (m2/nur)

To Top