Bisnis & Ekonomi

Serapan Anggaran Minim, Pejabat Dilarang Keluar Daerah

BATAUGA, BKK- Bupati Buton Selatan yang baru, Agus Faisal Hidayat mengeluarkan ultimatum kepada jajarannya agar jangan keluar daerah tanpa kepentingan yang mendesak. Peringatan itu dia sampaikan setelah melihat serapan anggaran menjelang habisnya semester I ini yang terbilang rendah.

Hingga pertengahan Mei, serapan anggaran Pemkab Busel baru mencapai 30 persen lebih. Idealnya, sudah mencapai di atas 40 persen. Sementara waktu yang tersisa tinggal satu bulan lagi.

“Saya harap seluruh perangkat daerah bisa fokus dalam persoalan serapan anggaran yang masih rendah ini. Jadi tolong jangan kemana-mana dulu,” ungkap Agus Faisal Hidayat.

Pria yang baru seminggu menjabat itu mengingatkan, ada sanksi dari pemerintah pusat jika serapan anggaran pada semester I ini berjalan lamban. Sanksi yang dimaksud oleh Bupati adalah rasionalisasi transfer dana pusat ke daerah, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No 50 tahun 2017.

“Kalau serapan anggaran kita pada semester awal tidak mencapai target, cuman 40 persen misalnya, maka pusat akan melakukan penyesuaian transfer dana di semester II. Kemungkinan besar dilakukan pemotongan anggaran semester II, hanya mencapai 40 persen juga,” jelasnya.

Jika anggaran dipotong, itu tentu akan sangat merugikan daerah. Terutama bagi Busel yang merupakan kabupaten baru yang memerlukan anggaran besar untuk mempercepat pembangunan.

Olehnya itu, pihaknya berharap agar seluruh perangkat daerah agar dapat bekerja sama dan memaksimalkan kinerja penyerapan anggaran. (k1/aha)

To Top