Nuansa Ramadhan

Malas Berkantor karena Puasa, ASN di Butur Siap-siap Disanksi

BURANGA, BKK –  Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer agar tetap disiplin kerja meski dalam suasana puasa Ramadan. Jikalau puasa dijadikan alasan untuk bermalas-malasan, maka siap-siap untuk menerima sanksi.

Menurut Abu Hasan, berpuasa dalam bulan ramadan adalah ibadah yang sangat penting, tetapi pekerjaan sebagai pelayanan masyarakat juga jangan diabaikan. Untuk itu, mantan Kabiro Humas Pemprov Sultra ini menegaskan tak ingin mendengar ada pegawai malas masuk kantor karena tengah  menenuaikan ibadah puasa.

“Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Mari kita mempertahankan disiplin kerja agar pemberian pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata Abu hasan baru-baru ini.

Olehnya itu, untuk mengantisipasi menurunnya angka kehadiran ASN berkantor selama ramadan, ia mengintensifkan inspeksi mendadak untuk mengencek kedisiplinan pegawai.

Pemerintah sendiri telah memberikan kompensasi  untuk mengurangi jam kerja pegawai selama ramadan yang berlaku secara nasional.

“Kebijakan tersebut ditetapkan Kemen PAN RB perihal pemangkasan jam kerja PNS. Jadi tak ada alasan untuk tidak disiplin,” harapnya.

Sekedar informasi, jadwal kerja yang ditetapkan oleh pemerintah,  untuk hari senin sampai kamis PNS masuk kerja pukul 07.00 sampai 14.00. Sementara Jumat jam kerja pukul 07.00 hingga pukul 14.30. Dalam artian  PNS pada bulan puasa hanya 32,5 jam kerja tiap minggunya. (CR10/nur)

To Top