Nuansa Ramadhan

Al Irsyad Al Islmiayh Sular Gelar Silaturrahim dan Buka Puasa

KENDARI, BKK – Pimpinan Wilayah (PW) Al Irsyad Al Islamiyah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar acara silaturrahim dan buka puasa bersama di kediaman Ketua PW Sultra, Prof Ir H Mahmud Hamundu MSc, di Jl Pangeran Antasari Anduonohu Kendari, Minggu (28/5).

Ketua PW Al Irsyad Al Islamiyah Sultra, H Mahmud Hamundu dalam sambutannya menjelaskan, menyelenggarakan silaturrahim dan buka puasa di bulan Ramadan sudah menjadi rutinitas dalam kehidupannya.

“Waktu saya menjabat rektor setiap ramadan biasanya empat kali. Namun saat ini tinggal dua kali. Kebetulan saat ini saya diberi amanah memimpin ormas Islam Al Irsyad Al Islamiyah, sehingga saat ini kita manfaatkan silaturrahmi dengan pengurus dan buka puasa bersama,” Mahmud Hamundu.

Prof H Mahmud Hamundu terpilih sebagai Ketua PW Al Irsyad Al Islamiyah Sultra dalam musyawarah wilayah yang berlangsung 14 April 2017 lalu.

Dia menguraikan, sebenarnya dia sudah menutup pintu untuk menjadi pimpinan organisasi kemasyarakatan, namun setelah mendapat penjelasan dari pimpinan pusat Al Irsyad Al Islamiyah bahwa organisasi ini memiliki fokus program di pendidikan yakni berencana mendirikan perguruan tinggi Islam, sehingga dia bersedia menjadi ketua.

“Pimpinan pusat memiliki program akan mendirikan perguruan tinggi di daerah ini, sehingga saya bilang sama keluarga Bissmilah. Karena pendidikan itu pengabdian. Di sisa umur saya saat ini saya ingin mengabdikan diri bagi pendidikan. Makanya insha Allah saya menyiapkan lahan untuk perguruan tinggi yang akan kita dirikan,” kata Mahmud yang juga mantan Ketua ICMI Orwil Sultra dan Pengurus ICMI Nasional.

Mantan Rektor Unhalu dua periode ini menyebutkan Al Irsyad Al Islamiyah memiliki tiga fokus program yakni dakwah Islamiyah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Mahmud sejak mahasiswa saat aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sudah sering turun melakukan    dakwah di kampung-kampung di wilayah Sulsel. Dan pasca tak lagi berposisi di jabatan publik dia concern dalam kegiatan dakwah. Bahkan beberapa kali dia melakukan perjalanan dari masjid ke masjid untuk menyiarkan ajaran agama Islam.

“Tiga tahun terakhir ini memang saya abdikan diri dalam kegiatan dakwah. Ini semata-mata untuk mengharapkan keridhaan Allah Subhanahu Wataala,” ujar mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar ini.

Dia mengajak seluruh jajaran pengurus Al Irsyad Al Islamiyah Sultra agar menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian semata demi siar Islam.

Sementara itu KH  Mursydin MSi dalam tausiahnya mengajak jajaran pengurus Al Irsyad Al Islamiyah Sultra  memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah Swt.

Pada kesempatan itu KH  Mursydin juga menguraikan sekilas tentang tatacara pelaksanaan Umrah di bulan Ramadan, yang kebetulan Ketua Al Irsyad Al Islamiyah Sultra Prof H Mahmud Hamundu bersama keluarga akan menunaikan umrah.

KH Mursyidin mengutip salah satu hadist Rasulullah bahwa “Tak seorangpun dari hamba Allah kecuali wajib atasnya haji dan umrah kedua amalan ini hukumnya wajib bagi yang mampu melakukannya barang siapa yang menambah setelah itu maka itu baik dan tambahan amal”.

“Makanya banyak umat Islam, walaupun sudah haji atau umrah berkali-kali, tetap merasa tidak cukup,” katanya.

Menurutnya, melaksanakan umrah sama saja melaksanakan haji, bedanya hanya dalam umrah tidak ada wukuf di Arafah dan melempar jumrah. “Tata cara tawaf dan sai sama saja dengan haji,” katanya.

Dikatakan dalam bulan Ramadan jumlah yang melaksanakan umrah sama suasananya dengan haji, sehingga seluruh tempat-tempat yang mustajab baik di Masjid Nabawi maupun masjidil Haram selalu dipadati jamaah.

Sejumlah pengurus yang hadir dalam silaturrahim dan buka puasa diantaranya dari penasehat H La Ode Halami, sedangkan pengurus diantaranya, mantan Pj Bupati Mubar Dr Rony Yakub La Ute, Prof Dr H Hasan Aedy SE MSi, Prof Dr La Ode Harafah SE MS, Dr Yani Taufik, Dr Bahtiar, Drs H Taha, H Sirman SE MSi, Drs H La Otjo Oti, Dr Ir la Nalefo, dan Prof  Dr La Taena. (p12/nur)

To Top