Bisnis & Ekonomi

2.609 Nelayan di Busel Terasurasi

ASMAR IYAN/BERITA KOTA KENDARI
KARTU ASURANSI. Salah seorang nelayan di Busel menunjukkan kartu asuransinya.

BATAUGA, BKK- Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) terus menggenjot kepesertaan asuransi kecelakaan kerja bagi para nelayan. Hingga saat ini, sudah 2.609 nelayan yang menjadi peserta asuransi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Busel, Ir Heru Sungkowo mengatakan asuransi itu diperuntukkan bagi nelayan yang telah terdaftar sebagai penerima kartu anggota nelayan. “Program ini sangat bermanfaat bagi seluruh nelayan, kalau-kalau mendapat musibah, baik di laut ataupun di darat. Mereka atau keluarganya bisa mendapatkan uang santunan,” ungkapnya.

Santunan dalam asuransi tersebut terbagi beberapa kriteria. Bagi yang meninggal akibat kecelakaan kerja di laut, ahli warisnya akan mendapatkan yang santunan Rp 200 juta. Jika mengalami cacat tetap, maka santunan yang diberikan Rp 100 juta.

Jika meninggal dunia di darat, meski pun tidak tidak melakukan aktivitas mencari ikan, ahli warisnya tetap mendapatkan santunan sebesar Rp 160 juta. Begitu pun cacat tetap, jika itu didapatkan di darat, besaran santunan juga tetap Rp 100 juta.

Heru menjelaskan, pengasuransian nelayan ini merupakan amanah konstitusi melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan. “Untuk skema pembayaran asuransinya, di tahun pertama akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Selanjutnya di tahun kedua, preminya akan ditanggung oleh masing-masing nelayan,” tutupnya. (k1/aha)

To Top