Suksesi

Prihatin, Mahasiswa Kumpul Koin untuk PSU Bombana

Puluhan mahasiswa melakukan aksi pengumpulan koin untuk menambah anggaran PSU Bombana. (FOTO:KASMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Hingga kini, pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana tak kunjung memiliki kejelasan karena terkendala anggaran yang tidak cukup.

Hal ini memantik sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Mahasiswa Bombana Peduli Pilkada melakukan pengumpulan koin di traffic light perempatan Alunalun Eks MTQ Kendari, Jumat (26/5).

Koordinator Mahasiswa Bombana Peduli Pilkada, Sulharjan (24) mengatakan, dirinya bersama puluhan temannya sengaja menggelar pengumpulan koin karena rasa prihatin dengan PSU Bombana yang terancam ditunda hanya karena persoalan anggaran.

Padalah, tambah Mahasiswa STIK Avicenna ini, telah disepakati dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana bersama instansi terkait dan disepakati Rp 2,2 miliar. Namun Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tidak mau ditandatangani Penjabat (Pj) Bupati Bombana, dengan alasan anggaran yang tersedia hanya Rp 1 miliar.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi daerah kami seperti ini. PSU terancam ditunda lagi hanya karena persoalan anggaran, sehingga kami melakukan ini (pengumpulan koin),” kata Sulharjan.

Mahasiswa angkatan 2011 ini mengungkapkan, selama dua hari melakukan aksi, dirinya besama puluhan temannya sudah mengumpulkan uang sebanyak lebih dari Rp 800 ribu.

“Nantinya uang yang kita kumpulkan akan kami setor langsung ke KPU Bombana. Pengumpulan koin akan dilakukan sampai ada kepastian PSU, dan harapan kami uang koin ini bisa membantu meringankan pemerintah untuk kesuksesan PSU Bombana,” pungkas Sulharjan. (man/nur)

To Top