Cara Unik Polres Wakatobi Peringati Harkitnas Ada Selam Kebangsaan, Pesannya Anti Radikalisme – Berita Kota Kendari
Headline

Cara Unik Polres Wakatobi Peringati Harkitnas Ada Selam Kebangsaan, Pesannya Anti Radikalisme

ISWANDI/BERITA KOTA KENDARI
UPACARA DALAM LAUT. Anggota Polres serta penggiat selam di Wakatobi memperlihatkan spanduk bertemakan Selam Kebangsaan usai melakukan peringatan Hari Kebangkitan Nasional di spot penyelaman, Sombu Dive, Senin (22/5).

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional tak hanya bisa dilakukan dengan upacara di lapangan terbuka. Polres Wakatobi punya cara unik.

Oleh: Iswandi
Wakatobi

Senin (22/5) adalah hari yang cerah. Puluhan orang terlihat merapat di salah satu spot penyelaman yang terkenal di Wakatobi, Sombu Dive, yang terletak di Desa Sombu, Kecamatan Wangiwangi. Mereka memang ingin menyelam.

Namun kali ini, bukan untuk diving seperti biasanya. Para penyelam ini hendak melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional di bawah laut.

Peserta yang terlibat pun dari berbagai instansi. Mulai anggota Polres Wakatobi yang memang menjadi penggagas acara ini, dari Balai Taman Nasional Wakatobi, Basarnas, WWF, dinas perhubungan serta beberapa Dive Operator atau komunitas pencinta selam yang ada di Wakatobi.

Kapolres Wakatobi, AKBP Hadi Winarno S IK yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini menyebutnya sebagai Selam Kebangsaan. Momentum Harkitnas ini pun memuat pesan utama anti radikalisme dan anti terorisme

Menurutnya, ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari selam kebangsaan. Selain menumbuhkembangkan nilai-nilai wawasan kebangsaan sesuai momentumnya, kegiatan seperti ini juga merupakan bagian dari kampanye menjaga kelestarian lingkungan laut hingga promosi wisata.

“Namun memang pesan utama kita adalah antiradikalisme dan antiterorisme. Jadi kita buat penandatangan kesepahaman dengan komunitas diving di Wakatobi,” katanya.

Perwakilan dari Balai Taman Nasional Wakatobi, sekaligus instruktur selam, Ayub Gerit Polii mengatakan pihaknya siap mendukung pernyataan cinta NKRI dan menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme, yang menjadi pesan inti dalam acara selam kebangsaan itu.

“Kami tentu sangat antusias dan senang dengan adanya kegiatan ini, karena ternyata sebagai pemandu selam yang setiap hari berhadapan dengan tamu, kami masih bisa dilibatkan serta punya kesempatan untuk bercengkrama dan berdampingan dengan teman-teman di kepolisian, utamanya Bapak Kapolres,” katanya.

Pemandu selam dan juga pemilik Wakatobi Dive Adventure, Akas Hamid mengaku baru kali ini ada acara upacara Harkitnas dilakukan di dalam laut Wakatobi. “Saat kita diajak terlibat oleh Polres, kami langsung setuju. Kami sangat senang karena Polres punya perhatian terhadap kegiatan diving,” katanya. (*/aha)

To Top