Perebutan Lahan Antara PT Wanagon dan PT Antam Masih Berlanjut – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Perebutan Lahan Antara PT Wanagon dan PT Antam Masih Berlanjut

KENDARI, BKK – Sengketa kepemilikan lahan di Blok Desa Mandiodo Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara (Konut) masih belum berakhir antara PT Wanagon Anoa Indonesia (WAI) dengan PT Aneka Tambang (Antam).

Penasihat Hukum PT Wanagon H Andul Razak Naba SH mengungkapkan, dalam kasus ini sebenarnya sudah ada dua keputusan Mahkamah Agung (MA). Hanya saja, saling bertentangan antara keputusan satu dan dua.

Di mana, Keputusan MA Nomor 225 K/TUN/2014 Tanggal 17 Juli 2014 memberlakukan, menghidupkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam pada Blok Mandiodo seluas 16.920 hektare (ha).

Tetapi di sisi lain, MA mengeluarkan Keputusan Nomor 05K/TUN/2013 Tanggal 3 April yang membatalkan Keputusan Bupati Konut Nomor 05/2010 Tanggal 11 Januari 2010 tentang pembatalan perizinan kuasa pertambangan yang diterbitkan Pj Bupati Konut dalam wilayah kuasa pertambangan PT Antam.

“Maka dengan sendirinya kuasa-kuasa pertambangan yang diterbitkan dalam wilyah kuasa pertambangan PT Antam berlaku untuk kuasa pertambangan PT WAI seluas 113 ha. Kemudian PT Sriwijaya Raya Mineral seluas 218 ha dan PT Sangia Perkasa Raya seluas 87,4 ha,” terang Razak kepada awak media di Kendari, Sabtu (20/5).

Ditambahkan, bila dilihat dari pengusaan lahan PT Antam seluas 16.920 ha, sangat jauh dari kata adil.

Karena PT WAI hanya diberikan seluas 113 ha, sementara IUO OP masing-masing perusahaan mempunyai kedudukan yang sama berdasarkan keputusan MA tersebut.

Razak meminta, pemerintah daerah maupun pusat agar turun tangan menyelesaikan permasalahan pertambangan Blok Mandiodo anatar PT Antam dengan PT Wanagon, dan beberapa perusaah lainnya.

“Kami harap pemerintah dapat bersikap bijak dan proporsional dalam mengambil keputusan, demi menjunjung tinggi asas keadilan di bidang pertambangan. Serta untuk menghindari monopoli wilayah pertambangan yang berdampak pada keterlambatan pembangunan daerah,” pungkasnya. (man/iis)

To Top