Wisuda Mahasiswa UHO Ditunda untuk Ketiga Kalinya – Berita Kota Kendari
Beranda

Wisuda Mahasiswa UHO Ditunda untuk Ketiga Kalinya

Plt Rektor UHO Prof Supriadi Rustad (FOTO SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Wisuda mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) ditunda untuk ketiga kalinya. Kalini penundaan wisuda periode Februari-Mei 2017 dinyatakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Sebelumnya pihak kampus menjadwalkan wisuda akan digelar pada 3-4 Mei 2017. Kemudian sempat diundur pada 4-5 Mei 2017, sebelum akhirnya ditunda tanpa batas waktu.

Penundaan ini dikarenakan data Calon Wisudawan UHO, hingga saat ini belum lengkap khususnya di pangkalan data Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO Prof Supriadi Rustad, pembatalan wisuda disebabkan karena belum validnya hasil verifikasi data calon wisudawan dan wisudawati, di antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Unit Pembantu Teknis (UPT) Pustik UHO.

“Masih banyak data mahasiswa yang ditemukan tidak sinkron antara data dari pangkalan data Dikti dengan UPT Pustik UHO, sehingga masih membutuhkan waktu untuk menyinkronkan data mahasiswa tersebut,” ujuarnya, beberapa hari yang lalu.

Ia menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dari UPT Pustik yang terus melakukan upaya merampungkan data mahasiswa, yang belum terdata maupun yang belum sinkron dengan data yang ada di pangkalan data Kemenristekdikti.

“Sampai sekarang data yang sudah disinkronkan mencapai 37.000-an dan sisanya sekitar 2000-an, dan nilai dua ribuan tersebut masih diselidiki apakah masih aktif atau sudah berhenti dan pernah di DO,” terangnya.

UPT Pustik masih mengupayakan pengimputan data mahasiswa yang masih aktif, dan setelah datanya rampung maka akan dibuka gelombang kedua untuk alumni yang belum terdata datanya dipangkalan data Dikti.

“Setelah selesai dilakukan pengimputan data mahasiswa calon wisuda, Kita akan melakukan wisuda pada Bulan Ramadan ini. Kita membuktikan bahwa wisuda di Bulan Ramadan tidak mengganggu tugas,” ujarnya.

“Kita tidak punya niat untuk menghambat mahasiswa. Ini kita lakukan supaya tidak ada lagi kekeliruan terhadap mahasiswa yang tidak terdata, sehingga alumni melihat keabsahan ijazahnya langsung melalui pangkalan data Dikti. Maka kalau belum valid ijazahnya, belum bisa kita berikan. Kasihan nanti mahasiswanya kalau tidak terdaftar di pangkalan data, diperusahaan mahasiswa tersebut ditolak dan di-black list,” (p12/iis)

To Top