Kejati Sultra Cermati Kasus yang Menimpa Adik Rusda Mahmud – Berita Kota Kendari
Beranda

Kejati Sultra Cermati Kasus yang Menimpa Adik Rusda Mahmud

KENDARI, BKK – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara melakukan pemeriksaan berkas kasus dugaan korupsi jasa bandwidth di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kolaka Utara (Kolut) pada 2009 silam. Kasus ini dilimpahkan penyidik Kepolisian Daerah (Polda) dan telah dinyatakan rampung (P21).

“Berkas tersangka beserta tersangka dan barang buktinya telah diserahkan, Rabu (17/5) kemarin dan kini berkasnya masih diperiksa,” terang Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasipenkumhumas) Kejati Sultra Janes Mamankey, Kamis (18/5), saat ditemui di ruang kerjanya.

Dalam kasus ini, Polda menetapkan dua tersangka, yakni Sucipro Warso dan Hj Warda Mahmud. Nama yang terakhir ini adalah adik salah satu bakal calon (balon) Gubernur Sultra, Rusda Mahmud.

Janes Mamankey menerangkan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Sultra karena terbukti menggelapkan anggaran proyek jasa bandwidth Disdukcapil Kolut senilai Rp 200 juta.

Namun, dari dua tersangka ini, hanya Sucipro Warso yang ditahan.

“Hj Warda Mahmud tidak ditahan karena dinilai bersifat kooperatif, bersedia mengembalikan kerugian negara, dan tidak akan melarikan diri,” alasnya.

Berdasarkan hal ini juga, masih kata Janes, pihaknya akan mempertimbangkan penahanan Hj Warda Mahmud. Apalagi, lanjut dia, tersangka telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 200 juta.

“Dia kemarin telah mengembalikan uang kerugian negara di dampingi pengecarannya Abdul Rahman SH,” pungkasnya.

Sementara itu di Polda, Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh menjelaskan, Sucipto Warso dilakukan penahan karena dinilai tidak beritikad baik pada penaganan kasus ini.

“Pria ini tidak bersikap koperatif dan dia pernah menjadi DPO (daftar pencarian orang) kami beberapa tahun,” jelasnya. (cr5/iis)

To Top