Headline

Japnas Hadir Barikan Warna Baru Ekonomi Sultra

Fachmi Jambak SH MH

Sania Kartika Sandy

KENDARI, BKK- Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) saat ini telah hadir di Sulawesi Tenggara (Sultra). Rencananya, kepengurusan Japnas di Sultra segera dikukuhkan Minggu (21/5).

Ketua Japnas Sultra, Sania Kartika Sandy SE kepada jurnalis BKK berharap agar kepengurusan Japnas Sultra yang akan dikukuhkan dapat menjalankan visi dan misi Japnas dengan baik.

“Visinya yaitu mewujudkan pengusaha Sultra yang mandiri dan berdaya saing serta menciptakan peluang usaha sebagai sumber kekuatan baru di Sultra ini. Juga menjalankan misi Japnas dengan baik dengan mewujudkan pengusaha dan pelaku usaha di kabupaten di Sultra,” kata Sania Kartika didampingi Ketua harian Fachmi Jambak SH MH ditemui di salah satu Warkop di Kendari, Kamis (18/5).

Ketua Harian Japnas, Fachmi Jambar SH MH mengungkapkan, lahirnya Japnas berdasarkan banyaknya potensi-potensi bahari di daerah, tidak bisa dikelola pemerintah maupun pengusaha swasta.

“Sehingga hadirnya Japnas di Sultra ingin membangkitkan, menguatkan, mengeluarkan  potensi-potensi yang ada di daerah dengan sebaik mungkin sehingga bisa bernilai ekonomi baik bagi masyarakat maupun bagi pengusaha itu sendiri,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Japnas sendiri akan melakukan sinergisitas dibidang bisnis terhadap pengusaha-pengusaha yang berada diluar daerah Sultra yang ingin berinvestasi, maka Japnas bersedia menjadi penggerak dari pada pengusaha tersebut.

Japnas juga ingin membangkitkan seluruh ekonomi di tingkat ekonomi mikro, menengah dan besar agar tetap bangkit.

“Kalau pengusaha tersebut bangkit, maka kesejahteraan ekonomi masyarakat kita khususnya Sultra akan semakin maju dan akan berorientasi kepada ekonomi sendiri, dan hal tersebut merupakan tujuan pokok kenapa Japnas hadir di Sultra sekarang ini,” tuturnya

Ditambahkan, sewaktu menghadiri pelantikan Japnas di Jawa Barat pihaknya sudah melakukan diskusi dengan pengurus pengurus Japnas yang berada di Jawa Barat,  mereka ingin sekali berinvestasi di Sultra, sehingga  tinggal membuat regulasi yang ada di Pemerintah dan di Japnas itu sendiri.

Sehingga investasi yang masuk benar-benar tepat pada sasaran, bahkan pengurus Japnas yang direkrut baik pada tingkat bawah sampai pada tingkat atas yang notabenenya sebagai pengusaha pakaian di pasar, sehingga kedepannya pengusaha tersebut dalam distribusi pemesanan barangnya tidak menggunakan calo lagi.

“Sehingga mereka hanya memesan barang dagangannya kepada pengurus Japnas yang berada di daerah-daerah dan kita berharap agar lahirnya Japnas di Sultra ini, bisa memberikan warna ekonomi baru di Sultra, memberikan dampak yang positif, lebih baik dan memberikan dampak ekonomi yang lebih cepat apalagi ketua umum sangat mensuport memberikan bantuan untuk membangkitkan jaringan-jaringan ekonomi yang ada di Sultra,” pungkasnya.(p12/lex)