Pengguna Telkomsel di Sultra Tembus 2,5 Juta – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Pengguna Telkomsel di Sultra Tembus 2,5 Juta

KENDARI POS
T-CASH. Manajer Branch Telkomsel Kendari, Anthony P. Sitorus (duduk kedua dari kanan) foto bersama para wartawan desk ekonomi, usai silaturahim di salah satu kafe di Kendari, Senin malam (15/5).

KENDARI, BKK- Telkomsel Kendari mengklaim pengguna kartu Telkomsel di Sulawesi Tenggara sudah mencapai 2,5 juta. Namun jumlah tersebut masih bisa terus di tingkatkan di masa akan datang.

Riyan Yanuardi Thamrin, Spv. High Value Customer, Telkomsel Kendari menjelaskan, jumlah penduduk Sulawesi Tenggara yang mencapai 3 juta jiwa tidak menjadi patokan bahwa pasaran Telkomsel sudah mentok karena sudah mencapai 2,5 juta. Sebab, tren masyarakat saat ini memiliki lebih dari unit ponsel.

“Belum lagi setiap ponsel sudah bisa masuk dua kartu. Tapi dari data dan fakta, kartu pertama itu pasti Telkomsel,” kata Riyan dalam acara makan malam bersama wartawan di salah satu kafe di Kendari, Senin (15/5) malam.

Acara ini turut dihadiri Manajer Branch Telkomsel Kendari, Anthony P. Sitorus, Coorporate Communication Telkomsel Papua Maluku Sulawesi Papua, Hasrina, Manager Network Kendari, LM Ramadhan, dan Hari Oktavia, Youth & Community Kendari Staff.

Riyan menambahkan, untuk mendukung layanan komunikasi seluler di Sulawesi Tenggara, Telkomsel akan terus membangun. “Telkomsel bukan perusahaan yang hanya membangun berdasarkan bisnis, cari untung semata. Karena kalau begitu, kita tidak membangun tower di daerah yang sedikit penduduknya. Buktinya, ada banyak daerah di Sulawesi Tenggara yang biar sedikit penduduknya, tetap kita bangun tower di sana. Itu karena kita inginkan area covarage kita mencapai semua titik di seluruh nusantara,” tambahnya.

Selain memperluas jaringan, Telkomsel juga terus meningkatkan kualitas transmisi data melalui layanan 4G. Di Sulawesi Tenggara, fasilitas 4G yang dapat meningkatkan kecepatan data internet ini bahkan sudah bisa dinikmati di Wakatobi.

Pada kesempatan itu, Riyan juga mengungkapkan pengguna aplikasi uang elektronik Telkomsel, TCash, di Kota Kendari sudah mencapai 22.000 pengguna. Transaksi TCash pun bisa mencapai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah setiap pelaksanaan even.

“Terakhir saat pelaksanaan Halo Sultra, transaksi TCash mencapai Rp 101 juta selama masa pameran,” katanya.

Dalam Pameran Halo Sultra lalu, Telkomsel memperkenalkan layanan transaksi keuangan elektroniknya kepada pengunjung pameran. Pelaksanaan Halo Sultra merupakan even ketiga dalam kampanye penggunaan TCash di Kota Kendari. Dalam tiga even tersebut, menurut Riyan, Telkomsel Kendari mencatat transaksi antara Rp 58 juta – Rp 120 juta.

“Jadi mereka bayar makanan pakai TCash, bukan uang tunai,” tambahnya.

Riyan melanjutkan, tingginya transaksi TCash dalam setiap even menunjukkan masyarakat kita sudah semakin memahami dan menyadari kemudahan transaksi uang elektronik. Apalagi, menggunakan aplikasi TCash sudah sama mudahnya seperti aplikasi SMS banking.

Sistem depositnya pun sama. Masyarakat cukup menyimpan uangnya pada rekening TCash di mana nomor Telkomsel menjadi nomor rekeningnya. Hal itu bisa dilakukan melalui ATM, dari rekening bank ke rekening pengguna TCash.

“Saldonya bisa digunakan tidak saja untuk membeli pulsa Telkomsel, tapi bisa bayar rekening listrik atau dipakai transaksi pada merchand-merchand yang sudah bekerjasama dengan Telkomsel Kendari,” ujarnya.

Sampai saat ini, merchand yang sudah bisa menerima transaksi TCash di Kota Kendari mencapai 16 perusahaan. Diantaranya KFC, Bangi Kopitiam, Kafe 41, Kafe Pappy serta Bioskop Hollywood. “Masih ada 30 merchand yang antri,” tambahnya.

Ke depan, Telkomsel Kendari akan memperbanyak merchand TCash agar lebih banyak pengguna Telkomsel yang bisa menikmati aplikasi tersebut.  “Sabtu ini kita buat Goceng Festival di Kafe 41. Jadi semua makanan serba 5.000. Bayarnya bisa pakai TCash,” katanya. (aha)

To Top