Banyak Peserta SBMPTN Bingung Cari Ruangan – Berita Kota Kendari
Headline

Banyak Peserta SBMPTN Bingung Cari Ruangan

Pelaksanaan SBMPTN yang berada di Fakultas Kebumian UHO

KENDARI, BKK – Sebanyak 13.115 calon mahasiswa mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Halu Oleo (UHO), Selasa (16/5). Peserta memperebutkan 3.000 kuota yang disediakan oleh panitia pusat SBMPTN.

Pelaksanaan SBMPTN selain dilaksanakan menggunakan seluruh ruangan perkuliahan di kampus UHO baik yang ada di Kambu maupun di Kemaraya, juga menggunakan sejumlah ruangan di sejumlah SMA dalam Kota Kendari.

Pantauan jurnalis BKK, di sejumlah lokasi pelaksanaan SBMPTN berlangsung lancar. Hanya saja ada sejumlah peserta kesulitan menemukan ruang tempat dia mengikuti tes. Akibatnya dia terlambat mengisi lembar jawaban.

Hal itu juga diakui Ketua Panitia Lokal (Panlok) Kota Kendari, Dr La Ode Ngkoimani bahwa pelaksanaan SBMPTN UHO berjalan dengan sangat lancar tanpa adanya kendala yang berarti yang mengganggu pelaksanaan seleksi dan pelaksanaan tahapan seleksi sesuai dengan Prosedur Operasional Baku (POB).

“Kendala secara umum tidak ditemukan, akan tetapi ada beberapa peserta SBMPTN UHO tersebut yang masih kebingungan didalam mengetahui lokasi seleksinya,” ujar La Ode Ngkoimani yang ditemui di sela-sela pemantauan pelaksanaan SBMPTN di kampus UHO Kambu, Selasa (16/5).

Dikatakan, untuk membantu peserta yang kesulitan menemukan ruang tempat tesnya, panitia dengan cepat memberikan informasi yang akurat terhadap lokasi yang seharusnya calon mahasiswa tersebut mengikuti seleksi.

Ia menjelaskan, dalam SBMPTN tahun ini pengawas masih merasa kebingungan dan mempertanyakan pengisian berita acara akan tetapi pihak panitia dengang cepat menjelaskan dengan sangat baik.

Dikatakan memang agak sedikit berbeda pelaksanaan SBMPTN dengan tahun yang lalu, dimana pada tahun ini pengisian lembar jawaban terdiri atas dua cara yaitu menggunakan Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).

“Saya melihat ada beberapa peserta yang tidak hadir dalam mengikuti SBMPTN tanpa keterangan yang jelas dan jumlahnya sangat kecil dan ditemukan juga peserta yang tidak mempunyai foto pada surat keterangan lulusnya, kita sudah memberikan penjelasan terhadap keabsahan datanya dan kita sudah memuatnya dalam berita acara untuk bentuk pertanggung jawabannya,” katanya.

Lanjut katranya, untuk lembar jawaban dan soal akan dikirim paling lama Kamis (18/5) sudah berada dipusat validasi untuk diperiksa.

Pengumuman SBMPTN dilakukan pada Selasa (13/6) dan dia berharap agar tidak mengalami kendala.
Bagi yang tidak lulus dalam SBMPTN akan dibuka jalur mandiri untuk mereka yang tidak lulus dijalur SBMPTN pada Rabu (14/6)  untuk kuota yang belum penuh berdasarkan kuota yang disiapkan.

“Saya berharap agar SBMPTN tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dan kita berharap agar pesereta yang berhak lulus,  agar lulus untuk melakukan penjaringan yang transparan, bertanggung  jawab agar mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas,” pungkasnya. (p12/lex)

To Top