Seorang Balita Tewas Terseret Arus Banjir – Berita Kota Kendari
Headline

Seorang Balita Tewas Terseret Arus Banjir

KENDARI, BKK – Bencana banjir yang melanda Kota Kendari dan sekitarnya akhirnya menelan korban jiwa. Seorang balita, Afiq bin Rinwan, dari RT 20, RW 08, Kelurahan Amohalo, Kecamatan Baruga Kota Kendari, tewas setelah terseret arus banjir di sekitar rumahnya, Senin (15/5) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kepala Badan Penangguilangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, Boy Ihwansyah menjelaskan, Afiq sedang bermain air di halaman rumahnya, tiba-tiba terbawa air hingga sejauh 800 meter.

Dia kemudian ditemukan warga dengan kondisi memprihatinkan. Saat ditemukan sudah kritis.

“Saat ditemukan balita itu masih hidup. Tapi air sudah banyak yang dia telan, sehingga kondisinya sudah lemah,” kata Boy.

Warga bersama keluargnya kemudian awalnya membawanya ke Puskesmas, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas. Tapi belum sempat mendapat penanganan secara serius, balita berumur satu sembilan bulan itu menghembuskan napas terakhirnya.

Sehingga jasadnya diambil kelurganya untuk dimakamkan.

Boy Ihwansyah menyatakan, saat musim banjir seperti saat semua warga harus mengawasi anak-anaknya karena jika lengah bencana bisa mengintai.

“Masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Karena namanya musibah kita tidak tahu kapan datangnya,” ujarnya.

Boy mengungkapkan, kasus meningalnya Afiq menjadi pelajaran bagi orang tua agar selalu menjaga anaknya saat bencana banjir terjadi. Karena insiden yang menimpa Afiq adalah murni kelalaian orang tua yang kurang mengawasi anaknya saat bermain air.

“Kejadian di Amohalo itu menjadi contoh dan bisa dijadikan pelajaran agar para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya,” kata Boy.

Sementara itu pengungsi korban banjir di bantaran Sungai Wanggu mengeluhkan terjadinya kekurangan pakaian juga sarana air bersih serta ketersediaan WC umum.

Mereka kesulitan air bersih dan WC umum karena yang tersedia hanya dua WC umum bagi para pengungsi, itupun hanya untuk buang air kecil saja. (p13/lex)

To Top