Headline

Rumah Warga di Sampara Tertimbun Tanah

Kondisi rumah warga Sampara yang tertimbin material longsoran. Dan situasi jalan yang longsor.

UNAAHA, BKK – Agus (55), salah satu warga di Kelurahan Sampara Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe jadi korban musiba tanah longsor.

Peristiwa ini terjadi, Minggu (14/5) malam sekiranya pukul 20.00 wita. Rumah kediamannya luluh-lantah tertimpa tanah yang membuat kediamannya itu rusak parah dan tidak dapat ditinggali lagi.  Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil ditaksir puluhan juta rupiah.

Peristiwa  itu bermula terjadi tanah longsor di ruas jalan utama  menuju Desa Andepali. Badan jalan ini teputus dan membuat separuh badan jalan itu terpisah. Kemudian material tanah jatuh di bawah yang kemudian menimbun rumah warga tersebut.

Rumah Agus tepat berada di samping jalan yang strukturnya lebih renda dari ruas jalan itu.

Menurut Agus, sejak beberapa terakhir ini saat hujan mengguyur tanpa henti, ia sudah merasa resah karena melihat kondisi jalan yang mulai retak.

Iapun kemudian menyampaikan kepada anak dan istri untuk meninggalkan rumah. Seraya berusaha memindahkan perlengkapan rumah tangganya di rumah sanak keluarga terdekatnya.

“Saya mulai liat itu tanah mulai retak-retak. Langsung saya kasi tahu istriku sama anaku tinggalkan dulu ini rumah,” katanya.

Beruntung nasib masih berpihak. Usai mengosongkan rumah, kata dia, hanya berselisih beberapa menit saja struktur tanah tersebut langsung bergerak jatuh menimpa rumahnya.

Musiba tanah longsor ini juga memutus ekses jalan menuju Desa Andepali.  Sedangkan warga di beberapa rumah yang berada di sekitar itu saat ini juga sudah dievakuasi mengantispasi terjadinya korban atas musiba susulan.

“Saya hanya bisa berharap pemerintah bisa membantu . Saya sekarang ini sudah tidak punya tempat tinggal lagi,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Polres Konawe dan BPBD Konawe telah turun ke lokasi kejadian. Kepolisian telah membuat garis polisi sepanjang kejadian dan daerah yang dianggap rawan longsor. Sedangkan BPBD telah membuat posko bencana disekitar tempat kejadian.

Lurah Sampara, Elmoha mengatakan, selain satu rumah yang amblas, masih ada lima rumah yang dalam tahap waspada.

“Bahkan kelima rumah ini telah dikosongkan oleh pemiliknya atas saran dari pihak-pihak yang berwenang,” katanya.

Ia mengakau, rumah milik Agus yang menjadi korban itu memang berada  di sekitar bantaran sungai Konaweeha. Jadi struktur tanahnya labil jika sedang musim hujan.

Kemudian saat ini pula jalan yang amblas itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Dan membutuhkan perbaikan yang cukup lama. (r4/lex)

To Top