Tranparansi Pengelolaan Dana BOS Busel Dipertanyakan – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Tranparansi Pengelolaan Dana BOS Busel Dipertanyakan

BATAUGA, BKK- Mahasiswa Lintas Gerakan (Malige) kembali menyoroti masalah pendidikan. Mereka menuding pengelolaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Buten Selatan (Busel) tidak transparan.

Pasalnya seluruh sekolah di daerah otonom baru itu, tidak satu pun yang memasang papan informasi penggunaan dana BOSnya. Koordinator Malige, Marsin Pancasila mengatakan, transparansi dana BOS melalui papan informasi sangat penting agar masyarakat tahu bagaimana penggunaannya. Masyarakat pun berhak mengetahuinya karena dana BOS merupakan dana publik.

Sayangnya, dari informasi yang dihimpun Malige, belum ada sekolah yang memasang papan informasi tentang dana BOS. “Saya sangat menyayangkan seluruh sekolah di Kabupaten Busel, baik SD, SMP maupun SMA, tidak ada yang menggunakan papan informasi. Padahal itu sangat penting, supaya masyarakat bisa turut mengawasi pengelolaan dana bantuan dari pemerintah pusat itu,” bebernya.

Dia mengkhawatirkan masyarakat akan berpandangan negatif terhadap sekolah-sekolah yang tidak memasang papan informasi dana BOSnya. Bisa saja, akan muncul tudingan penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS.

Sementara, pengumuman penggunaan dana BOS itu sebenarnya sangat mudah. Dan itu pun merupakan kewajiban pihak sekolah.

“Itu sudah diamanatkan oleh kementerian pendidikan bahwa pengelolaan dana BOS itu harus transparan. Harus ada lembaran informasi tentang alokasi dana yang ditempel di papan informasi, sehingga masyarakat semua tahu, Jangan sampai pengelolaan dana bos ini telah menyimpang, bukan lagi untuk kesejahteraan murid tetapi menggunakan dana itu untuk memperkaya dirinya,” tudingnya.

Olehnya itu, pihaknya mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Busel agar mengultimatum seluruh sekolah agar transparan dalam pengelolaan dana BOSnya. Salah satunya dengan transparansi.

“Ada saksi tegas bagi sekolah yang tidak melaksanakan itu, apalagi jika dana BOS itu disalahgunakan,” tegasnya. (p14/aha)

To Top