Mayat Dengan Kondisi Mulut Berbusa Ditemukan – Berita Kota Kendari
Beranda

Mayat Dengan Kondisi Mulut Berbusa Ditemukan

Kondisi korban saat ditemukan sedang trbaring di atas tempat tidurnya. (Rudy/BKK)

Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan outopsi. (Rudy/BKK)

KENDARI, BKK –  Seorang laki-laki ditemukan terbaring di atas tempat tidur kamarnya sudah tidak bernyawa, dengan kondisi mulut berbusa.

Penemuan mayat terjadi pada Selasa (9/5) sekitar pukul 19.45 Wita, di Jl H Alala Kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari, tepatnya depan Taman Wisata Teluk (TWT) Kendari.

Korban diketahui atas nama Riki Maengkom (48), salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat Kepala Karantina di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang sepupunya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, awalnya merasa curiga karena melihat lampu teras rumah korban tidak menyala, sementara mobil terparkir di depan rumah.

“Saya panggil-panggil tapi dia tidak menyahut. Saya langsung buka pintunya. Pas saya lihat di kamarnya, dia sudah terbaring di atas tempat tidurnya dengan mulut berbusa. Saya langsung kaget dan berteriak memanggil tetangganya,” tutur saksi, saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, korban merupakan pindahan dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut), yang baru berada di Sultra sekitar empat bulan. Korban juga sering pulang pergi di Raha dan Baubau.

“Orang tuanya itu berada di Raha. Empat hari yang lalu, istrinya berada di sini tapi sudah kembali ke Baubau karena bekerja di Baubau,” jelasnya.

Saksi mata, Andi menuturkan, awalnya dirinya dipanggil oleh sepupu korban untuk membantu mengangkat mayat, tapi dirinya tidak langsung masuk di dalam rumah melainkan memanggil tetangganya yang lain untuk meminta bantuan.

“Karena saya takut juga dan tidak mungkin saya mau mengangkat berdua dengan sepupu korban,” ungkapnya.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yunar HP Sirait dikonfirmasi soal ini membenarkan penemuan mayat.

Hanya saja, sambung dia, pemeriksaan awal pihaknya tidak menemukan luka lebam.

Korban, lanjut dia, kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan outopsi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Indikasi awal kami tidak temukan tanda-tanda kekerasan dan saat ini kami akan melakukan visum terlebih dulu di RS Bhayangkara Kendari,” katanya, tadi malam. (m2/iis)

To Top