Ciptakan Sejarah, Masyarakat Tumpah Ruah Sambut Fildan – Berita Kota Kendari
Headline

Ciptakan Sejarah, Masyarakat Tumpah Ruah Sambut Fildan

Masyarakat Kota Baubau memenuhi jalan Sultan Murhum sambut Fildan

Suasana Bandara Betoambari di Kota Baubau Sabtu pagi (6/5), tak seperti biasanya. Jika lazimnya akan ramai pukul 09.30 WITA karena akan menunggu pesawat pukul 11.45 WITA, itupun hanya ramai di depan ruang tunggu. Tapi tidak kali ini, pukul 08.00 WITA, tempat itu sudah dipenuhi masyarakat, mulai dari depan gerbang utama bandara, areal ruang tunggu, hingga parkiran.

Rencana kedatangan Fildan Rahayu, kontestan dua besar ajang pencarian bakat Dangdut Academy (DA) Indosiar itu menarik masyarakat untuk datang langsung menjemput di Bandara. Petugas kepolisian bahkan sempat kewalahan menangani gempuran masyarakat yang datang. Bahkan keamanan terpaksa harus menutup akses masuk bagi orang ataupun kendaraan menuju bandara.

Fanatiknya masyarakat Baubau di bandara terlihat jelas kala hujan mengguyur tempat itu, sebagian besar tak beranjak dari tempatnya berdiri, meski sebagiannya lagi memilih berteduh. Bahkan, demi mengatur arus lalu lintas dan masyarakat, puluhan personil Polres Baubau pun tetap berdiri di tengah hujan mengamankan masyarakat, yang malah berjoget dengan musik yang dimainkan panitia penyambutan Fildan di depan ruang tunggu.

Tepat pukul 12.10 WITA, ratusan masyarakat yang memenuhi bandara tiba-tiba berlari ke arah pagar yang dapat langsung melihat pesawat. Tak ada celah sedikitpun terlihat saat masyarakat berjejer di pagar ketika pesawat jenis Wings Air ATR 72-500 landing dan berhenti sempurna. Wartawan Berita Kota Kendari pun sulit mendapatkan posisi sempurna untuk mengabadikan detik-detik Fildan keluar pintu pesawat.

“Fildan, Fildan, Fildan,” terdengar teriakan serempat warga yang sudah menunggu lama.

Suara gemuruh warga semakin menjadi-jadi saat Fildan yang mengenakan setelah kemeja bergaris putih biru berbalut jaket dan celana jeans hitam panjang keluar dan melambaikan tangan. Seakan tak ingin ketinggalan momen, beberapa petugas bandara berusaha ikut mengabadikan momen berswafoto dengan Fildan.

Dengan pengawalan ketat Fildan dibawa keluar dari ruangan penjemputan bandara menuju ruang VIP.

Beberapa saat beristirahat ia keluar dan langsung disambut tarian mangaru, tarian penyambutan adat Buton oleh enam gadis remaja. Fildan juga dikalungkan bunga oleh Dayu Putu Mirawati, Finalis Putri Indonesia 2016 dan Zahra Salsabila, Juara 1 Puteri Pesona Batik Nusantara Cilik 2017. Terlihat menyambut kedatangannya, Sekda Baubau Muhamad Djudul, dan Ketua PKK Kota Baubau, Sartini Tamrin.

Fildan kemudian diarak dengan tujuan akhir Rumah Jabatan Wali Kota Baubau. Saat keluar pintu gerbang utama bandara, euforia lebih besar kembali terlihat. Jalan nyaris tertutup masyarakat yang berdiri di kedua sisi jalan. Mobil patroli Satuan Lalu Lintas Polres Baubau tampak kesulitan keluar. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, berdiri di atas mobil, motor, dan bahkan ada warga naik ke atap rumah hanya untuk melihat langsung Fildan yang selama ini hanya dapat dilihat melalui layar kaca.

Ribuan masyarakat berjubel memadati jalan Dayanu Ikhsanuddin, jalan pertama dari rute yang akan dilalui arak-arakan Fildan. Sambil mengangkat tinggi-tinggi ponselnya, sejumlah warga seakan wajib mengabadikan momen itu. Ratusan poster dan spanduk bertuliskan bermacam kalimat untuk Fildan juga terlihat diangkat warga.

Seluruh rute jalan yang dilintasi arak-arakan Fildan yakni Jalan Dayanu Ihksanuddin, Jalan Gajah Mada, Jalan Betoambari, Jalan Wa Ode Wau, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Sultan Murhum, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Balai Kota Rujab Wali Kota Baubau. Semua jalan yang dilewati itu semuanya pula dipenuhi masyarakat yang berjejer di kedua sisi jalan. Ini pertama kalinya peristiwa ini terjadi di Kota Baubau.

Alhasil untuk tiba di rujab Wali Kota Baubau, arak-arakan Fildan harus menempuh dua jam 30 menit. Di depan rujab tak kalah ramai, radius 200 meter kiri dan kanan rujab hingga lapangan depan rujab pun masyarakat berdesak-desakan. Fildan pun diberi kesempatan menyapa penggemarnya dari balik pagar rujab.

“Terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk masyarakat dan pemerintah Kota Baubau,” tutur Fildan dengan pengeras suara.

Fildan juga sempat menyanyikan lagu “Gerua” yang ia nyanyikan di empat besar DA 4 Indosiar. Tampak ikut bernyanyi Wali Kota Baubau AS Tamrin, Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji Sik, Dandim 1413 Buton Letkol Czi Sriyanto, dan masyarakat yang hadir saat itu.

AS Tamrin mengatakan, tetap akan mendukung penuh Fildan Rahayu. Apalagi Fildan menurutnya berjasa besar mengharumkan nama Kota Baubau di kancah nasional. Ia mengimbau seluruh masyarakat ikut pula mendukung pemuda berbakat penuh talenta dalam bidang musik itu.

Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji menyebut, ia mengerahkan 200 personil dalam pengamanan penjemputan Fildan, mulai dari bandara hingga sudut jalan yang dilintasi. Ia juga mengaku akan menurunkan pengamanan maksimal saat Fildan tampil menggelar konser di pelataran Kotamara minggu malam (7/5).

“Kalau nanti ada penutupan jalan, atau kita larang kendaraan masuk ke areal, tolonglah masyarakat mengerti. Kan rekan-rekan sudah bisa bayangkan pas di jalan tadi seperti apa, bagaimana kalau nanti pas konser. Jadi kita imbau masyarakat tetap tertib,” papar Suryo Aji.

Fildan dijadwalkan kembali ke Jakarta, Senin sore (8/5) melalui Kota Kendari menggunakan pesawat udara. Saat konser nanti ia rencananya akan membawakan lima lagu andalan yang ia nyanyikan ketika tampil di DA 4.(cr7/lex)

To Top